Dua Gadis Remaja Disetubuhi Ayah Kandungnya Sendiri

Jum'at, 29 April 2016 - 19:58 WIB
Dua Gadis Remaja Disetubuhi...
Dua Gadis Remaja Disetubuhi Ayah Kandungnya Sendiri
A A A
MERANGIN - Bunga (15) dan Mawar (11) bukan nama sebenarnya warga Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi telah disetubuhi bapak kandungnya sendiri Edizon (35). Kabar pencabulan anak oleh bapak kandungnya sendiri ini telah santer didengar warga dalam seminggu ini.

Mendapat informasi tersebut BP2KBPA (Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak) Kabupaten Merangin langsung mendatangi ke rumah korban. Kemudian oleh tim dari BP2KBPA, kedua korban tersebut langsung diantar ke Polres Merangin untuk melaporkan kelakuan bejat ayah kandungnya.

Didepan penyidik Polres Merangin kedua korban kebejatan ayah kandungnya ini menceritakan aib tersebut dilakukan sejak Desember 2015 silam.

Menurut Bunga yang masih diduduk di kelas tiga MTS ini aksi ayah kandungnya ini dilakukan dengan ancaman, bahkan kejadian ini dilakukan berulang-ulang.

Bosan dengan Bunga, ayah kandungnya ini pun menjamah Mawar yang masih duduk di bangku sekolah dasar kelas lima.

Kejadian ini pun sebenarnya sudah diketahui oleh ibunya, namun karena ketidak beranian untuk melaporkan ke polisi sehingga kebejatan ayah kandungnya ini terus terulang.

Namun usai dilaporkan, ternyata Edison menghilang entah kemana. Saat akan dilakukan penangkapan oleh pihak berwajib, pelaku sudah tidak ada lagi di tempat.

H Salam salah satu tokoh kelurahan Pamenang saat ditemui di lokasi rumah korban mengatakan, dirinya sangat kaget dengan adanya kabar bila ada warga Pamenang yang memiliki kelakuan bejat ini.

“Saya sangat kaget dengan adanya kabar ini, bahkan saya dari Jambi langsung pulang. Namun sayangnya pelaku sudah tidak ada di rumahnya lagi. Menurut saya ini yang lamban adalah pemerintah desa, kalau sudah mendengar kasus seperti ini seharusnya pelaku ini langsung ditangkap dan diserahkan ke polisi,” timpal Salam yang juga anggota DPRD Provinsi Jambi ini.

Sementara itu tokoh Adat Pamenang Datuk Suhin mengatakan, pelaku sudah melanggar empat aturan adat dan tidak bisa ditolerir lagi.

“Kalau perlu pelaku ini dihukum mati, sebab pelaku ini sudah bejat dan biadab telah menodai anaknya sendiri,” pungkas Suhin. Pantauan di lokasi, puluhan warga kelurahan Pamenang ini pun berkumpul dan membantu polisi untuk mencari Edizon.
(sms)
Berita Terkait
86 Perempuan Diperkosa...
86 Perempuan Diperkosa Setiap Hari di India, Negara Dinilai Melakukan Pembiaran
Miris! Pelaku Pemerkosaan...
Miris! Pelaku Pemerkosaan Tak Ditangkap, Korban Justru Dilaporkan Balik ke Polisi
Gadis 14 Tahun Diperkosa...
Gadis 14 Tahun Diperkosa Dua Orang Pria Secara Bergilir Dalam Mobil
Lihat Istri Tetangga...
Lihat Istri Tetangga Pakai Handuk, Buruh di OKU Nafsu Lakukan Pemerkosaan
Tak Terima Istrinya...
Tak Terima Istrinya Dirudapaksa, YL Habisi Nyawa Keponakannya
4 Siswi SMA Diduga Diperkosa...
4 Siswi SMA Diduga Diperkosa Oknum Pejabat dan Politisi, Polda Papua Periksa 7 Saksi
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
29 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
47 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
55 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Terungkap Penyebab Ukraina...
Terungkap Penyebab Ukraina Tembak Jet Tempur F-16 Miliknya Sendiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved