2 Anggota Kelompok Santoso Dilaporkan Menyerah ke Satgas Tinombala

Sabtu, 23 April 2016 - 17:36 WIB
2 Anggota Kelompok Santoso...
2 Anggota Kelompok Santoso Dilaporkan Menyerah ke Satgas Tinombala
A A A
POSO - Dua anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso menyerahkan diri kepada anggota Satgas Operasi Tinombala 2016 pada Jumat 22 April kemarin. Kedua orang yang menyerahkan diri itu disebut masing masing berinisial DG alias A dan IM alias PK.

Namun sejauh ini pihak Satuan Tugas Operasi Tinombala 2016 belum memberikan keterangan resmi terkait penyerahan diri kedua orang tersebut karena masih di dalami keterangannya. Meskipun demikian sumber sumber tidak resmi di kepolisian mengkonfirmasi kebenaran dari penyerahan diri kedua orang tersebut.

Mereka menyerah di waktu dan lokasi yang berbeda sepanjang hari Jumat kemarin 22 April 2016 di Kota Poso dan di sekitar Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir. DG disebut menyerahkan diri pada pukul 16.00Wita sementara IM menyerahkan diri pada pukul 18.30 Wita.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Hari Suprapto mengatakan, pihaknya belum dapat memberikan keterangan resmi karena sejauh ini kedua orang itu belum sampai di Posko Satgas Tinombala 2016 maupun diambil langkah langkah identifikasi. “Keterangan lengkap baru diberikan setelah data data lengkap terkumpul,” kata Hari, Sabtu (23/4/2016).

Belum diketahui alasan dari kedua DPO itu akhirnya menyerahkan diri kepada aparat keamanan dalam Operasi Tinombala 2016. Kedua orang yang menyerahkan diri itu sejauh ini disebutkan masih diamankan di lokasi yang dirahasiakan.

Dengan penyerahan diri kedua orang itu maka kemungkinan jumlah DPO kelompok Santoso yang diburu kembali berkurang dari jumlah 27 saat ini menjadi tinggal 25 orang. Selain melakukan patroli dan perburuan ke dalam hutan wilayah pelaksanaan Operasi Tinombala 2016.

Operasi perburuan kelompok Santoso itu juga menekan kelompok itu dengan kontrol ketat terhadap jalur jalur logistik untuk mencegah dan mendapatkan bahan makanan baik yang diupayakan oleh kelompok itu ataupun yang berasal dari pihak luar.

Strategi itu menyebabkan kelompok Santoso kelaparan dan kesulitan mendapatkan bahan logistik diantara situasi mereka yang terus diburu oleh aparat keamanan.
(sms)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
6 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
6 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
8 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
9 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
9 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
10 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved