3 Bulan Tak Gajian, 50 Satpol PP Mogok Kerja

Selasa, 05 April 2016 - 19:37 WIB
3 Bulan Tak Gajian,...
3 Bulan Tak Gajian, 50 Satpol PP Mogok Kerja
A A A
DELI SERDANG - Belum gajian selama tiga bulan, sebanyak 50 personel Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang melakukan aksi mogok kerja.

Aksi mogok dipusatkan di depan Kantor Bupati Deliserdang, Lubukpakam. Berdasarkan pantauan, dalam aksinya ke-50 personel Satpol PP hanya berdiri dan berkumpul di depan pintu masuk Kantor Bupati selama 30 menit.

Sekretaris Satpol PP Deliserdang Ahmad Efendi Siregar yang mengetahui hal itu langsung membubarkan aksi mogok mereka dan meminta untuk tetap bekerja seperti biasanya tanpa kejelasan kapan gaji mereka akan dibayar.

“Kami melakukan aksi mogok kerja ini karena belum digaji selama tiga bulan. Kami minta kepastian gaji tiga bulan itu dulu. Jangan digantung kayak gini kami," kata seorang anggota Satpol PP yang namanya minta dirahasiakan, Selasa (5/4/2016).

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Pemkab Deliserdang Ahmad Efendi Siregar mengatakan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan PT DMM pada Rabu 6 April 2016 untuk mempertanyakan nasib 50 personel Satpol PP itu.

Saat ditanya apakah ada tanda–tanda gaji akan dibayarkan, dirinya tidak dapat memastikan. “Tanya si Deni sajalah, dia bagian keuangan itu. Belum tahu saya (tanda-tandanya). Orang itulah bagaimana nantinya,” terangnya.

Dijelaskannya, PT DMM merupakan pihak ketiga yang melakukan kontrak kerja dengan Satpol PP Pemkab Deliserdang.

“Kalau soal gaji bulan Januari hingga Maret ini, saya kurang tau. Tapi setahu saya PT DMM melakukan kontrak kerja selama sembilan bulan setiap tahunnya. Makanya untuk tahun 2016 ini baru pertanggal 1 April hingga sembilan bulan ke depan,” jelasnya.

terpisah, Kepala Disnakertrans Deliserdang Jonas Damanik menuturkan, belum gajiannya Satpol PP dapat berdampak negatif terhadap marwah Pemkab Deliserdang. Menurut Jonas, tidak seharusnya gaji pekerja ditahan oleh perusahaan.

“Sayangnya tidak ada masuk pengaduan sama kami. Kalau ada pengaduan, maka akan langsung kami proses. Mana ada cerita sama saya, meskipun itu rekanan pemkab," tegasnya.
(san)
Berita Terkait
Waspada Penipuan dengan...
Waspada Penipuan dengan Meminta Transfer Uang Atas Nama Satpol PP DKI
Tiga Oknum Satpol PP...
Tiga Oknum Satpol PP Dinsos Kota Batam yang Peras Pengemis Jadi Tersangka
Anggota Satpol PP DKI...
Anggota Satpol PP DKI Korban Penipuan Rekrutmen Palsu Ternyata Sudah Bertugas di Pos PPKM
Satpol PP Parepare Tertibkan...
Satpol PP Parepare Tertibkan Baliho Tanpa Izin
Direksi dan Dewas Diberhentikan,...
Direksi dan Dewas Diberhentikan, Kantor Perusda Makassar Disegel Satpol PP
Penipuan Perekrutan...
Penipuan Perekrutan Tenaga Kontrak, Satpol PP DKI Amankan 2 Orang Pemalsuan Dokumen
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
5 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
6 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved