Rusun di DKI Belum Siap Tampung Warga Luar Batang

Jum'at, 01 April 2016 - 03:44 WIB
Rusun di DKI Belum Siap...
Rusun di DKI Belum Siap Tampung Warga Luar Batang
A A A
JAKARTA - Rencana DKI dalam menata kawasan Luar Batang belum direncanakan secara maksimal. Pasalnya Pemprov DKI tidak melihat kondisi persiapan rusun dan kapasitas yang tersedia.

Sementara banyak warga sampai saat ini menjadi waiting list (daftar tunggu) rusun. Ditemui di posko relokasi, yang berada di Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara. Staf Suku Dinas Gedung dan Provinsi DKI Jakarta Cheffy Firdaus mengatakan, dari hasil perampungan pihaknya bersama dengan unsur kelurahan dan kecamatan, sedikitnya akan ada 431 bangunan tinggal di RW 04 yang bakal tergusur. Angka itu menyusut dari sebelumnya yang mencapai sekitar 600 bangunan.

Cheffy menuturkan, sementara dari laporan pihak dinas, rusun yang tersedia di seluruh Jakarta baru mencapai sekitar 230 unit, tersebar di Rusun Pulo Gebang sebanyak 150 unit dan Marunda 80 unit.

Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta Bambang Sugiyono yang ditemui di Posko Relokasi tak menampik saat ini ketersediaan rusun yang ada belum mencukupi untuk menampung ribuan warga dari RW 04. Untuk itu, Bambang pun telah memerintahkan kepada Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta untuk melakukan sidak di sejumlah rusun yang ada.

Data yang tidak valid, hingga penghuni liar, kata Bambang, harus segera di tindak. Dengan demikian, Bambang menyakini akan sidak semacam ini, maka ketersediaan unit rusun akan tersedia cukup banyak. Sehingga warga yang menjadi daftar tunggu akan segera tertampung, terlebih beberapa kawasan juga tengah dibangun rusun.

"Yang jelas, apa yang kami (pemprov) lakukan. Untuk menata masjid luar batang agar lebih indah," kilahnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta Ika Lestari Aji menambahkan, saat ini beberapa proyek rusun distop. Namun Ika berjanji, proyek akan dilanjutkan pada April tahun ini. Bila rampung, bukan tak mungkin DKI akan mendapat 2.394 rumah susun sewa (rusunawa) yang tersebar di delapan lokasi.

"Targetnya, April sudah mulai bisa dibangun, sehingga September-Oktober 2016 ditargetkan unit-unit sudah tersedia," ujar Ika.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Tertibkan...
Pemprov DKI Tertibkan 25 Kios di Tebet Jaksel
Patung Kucing Libi di...
Patung Kucing Libi di Kampung Susun Cakung, Simbol Warga Lawan Penggusuran
Ariza Janji Pergub Penggusuran...
Ariza Janji Pergub Penggusuran Era Ahok Dicabut sebelum Lengser
Anies Bagikan Kisah...
Anies Bagikan Kisah Libi, Seekor Kucing Saksi Penggusuran di Bukit Duri
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Pencabutan Pergub Penggusuran...
Pencabutan Pergub Penggusuran Dikembalikan Kemendagri, Heru Budi: Lagi Dikaji
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
6 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
6 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
7 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
7 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
8 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved