Usai Todongkan Pistol di Bandara Soetta, Wanita Ini Dibawa ke RS Jiwa
Senin, 28 Maret 2016 - 23:27 WIB
Usai Todongkan Pistol di Bandara Soetta, Wanita Ini Dibawa ke RS Jiwa
A
A
A
TANGERANG - Identitas wanita muda yang menodongkan pistol ke sejumlah penumpang di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta ternyata seorang mahasiswi salah satu universitas di Tangerang Selatan.
"Namanya Magfira, umurnya 21 tahun. Dia mahasiswi, tadi sudah dijemput sama kakaknya yang bernama Muhammad Sapri (26)," ungkap petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Bandara Soekarno-Hatta Aiptu Slamet Haryadi, Senin (28/3/2016).
Slamet menjelaskan, Sapri datang langsung dari Makassar, Sulawesi Selatan, ke Tangerang, untuk menjenguk adiknya. Namun, adiknya tidak ada ditempat. Hingga akhirnya Sapri mendapat kabar dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta bahwa Magfira sedang berada di sana.
Terkait dengan alasan Magfira yang turun dari taksi dan tiba-tiba menodongkan pistolnya ke penumpang di sana, Slamet belum bisa menjelaskan hal itu. Selama diamankan di Polres, Magfira tidak bersedia ditanya, bahkan mengamuk kepada polisi yang mendekat.
Adapun pistol yang digunakan adalah airsoft gun, bukan senjata api. "Ini komputer sampai dirusak-rusakin sama dia. Saya juga diludahin," tutur Slamet.
Saat ini, Magfira sudah dibawa Sapril ke Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan di Grogol, Jakarta Barat, untuk diperiksa lebih lanjut. Bersamaan dengan diamankannya Magfira, ada beberapa barang yang ikut disita, seperti sejumlah kartu identitas atas nama Supriadi dan peluru airsoft gun.
Sebelumnya diberitakan, seorang wanita yang belum diketahui identitasnya diamankan petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, wanita muda tersebut menodongkan pistol kepada penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tadi siang.(Baca: Diduga Stres, Wanita Muda Todongkan Pistol ke Penumpang Bandara Soetta)
"Namanya Magfira, umurnya 21 tahun. Dia mahasiswi, tadi sudah dijemput sama kakaknya yang bernama Muhammad Sapri (26)," ungkap petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Bandara Soekarno-Hatta Aiptu Slamet Haryadi, Senin (28/3/2016).
Slamet menjelaskan, Sapri datang langsung dari Makassar, Sulawesi Selatan, ke Tangerang, untuk menjenguk adiknya. Namun, adiknya tidak ada ditempat. Hingga akhirnya Sapri mendapat kabar dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta bahwa Magfira sedang berada di sana.
Terkait dengan alasan Magfira yang turun dari taksi dan tiba-tiba menodongkan pistolnya ke penumpang di sana, Slamet belum bisa menjelaskan hal itu. Selama diamankan di Polres, Magfira tidak bersedia ditanya, bahkan mengamuk kepada polisi yang mendekat.
Adapun pistol yang digunakan adalah airsoft gun, bukan senjata api. "Ini komputer sampai dirusak-rusakin sama dia. Saya juga diludahin," tutur Slamet.
Saat ini, Magfira sudah dibawa Sapril ke Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan di Grogol, Jakarta Barat, untuk diperiksa lebih lanjut. Bersamaan dengan diamankannya Magfira, ada beberapa barang yang ikut disita, seperti sejumlah kartu identitas atas nama Supriadi dan peluru airsoft gun.
Sebelumnya diberitakan, seorang wanita yang belum diketahui identitasnya diamankan petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, wanita muda tersebut menodongkan pistol kepada penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tadi siang.(Baca: Diduga Stres, Wanita Muda Todongkan Pistol ke Penumpang Bandara Soetta)
(whb)