Puluhan Bocah di OKU Keracunan Bakso Bakar

Minggu, 27 Maret 2016 - 15:48 WIB
Puluhan Bocah di OKU...
Puluhan Bocah di OKU Keracunan Bakso Bakar
A A A
KOTA BATURAJA - Sebanyak 36 anak berusia 3 hingga 12 tahun keracunan setelah mengonsumsi bakso yang diedarkan keliling di Dusun I-IV Desa Kepayang, Kecamatan Peninjauan, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Sabtu (26/3/2016).

Informasi yang dihimpun KORAN SINDO PALEMBANG, para balita dan anak-anak warga yang gemar mengonsumsi bakso bakar menyerbu Nur (38), pedagang bakso bakar. Namun, bukan kenikmatan dan rasa kenyang yang dirasakan.

Seusai mengonsumsi bakso bakar, para balita dan anak-anak usia sekolah dasar (SD) mengalami muntah-muntah serta sering buang air besar. Atas kondisi tersebut, para orangtua didampingi pemerintah desa membawa anak mereka ke rumah sakit. Ada juga yang hanya dirawat di puskesmas setempat.

"Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB, tukang bakso keliling tersebut mangkal di Desa Kepayang. Berdasarkan laporan awal ada 34 anak-anak dan balita yang keracunan. Tetapi, hingga tengah malam saya dapat informasi ada penambahan menjadi 41 keracunan makanan dan menjalani perawatan," kata Kepala Desa Kepayang Sobari saat dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, sebagian besar pengobatan dilakukan di puskesmas dan bidan desa. Sedangkan yang dilarikan ke RS di Baturaja ada 18 orang.

Setelah mendapat sentuhan medis, pagi hari tadi kondisi anak-anak itu sudah mulai membaik. "Adapun yang dirawat di RSUD ada lima orang, lima orang di RS DKT Dr Noesmir, dan delapan dirawat di RS Antonio," jelasnya.

Lajut Sobari, informasi dari warga, tukang bakso bakar keliling itu berjualan di desanya sejak dua minggu. Pembelinya kebanyakan anak-anak.

"Memang makanan ringan jenis ini lagi banyak digemari, khususnya anak-anak. Kita tidak tahu ada kandungan apa di bakso. Sekarang masalah ini ditangani pihak kepolisian," ucapnya.

Menanggapi peristiwa tersebut, Camat Peninjauan Feri Iswan mengatakan, ini kejadian luar karena puluhan warganya keracunan jajanan bakso bakar keliling. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih dan membeli jajanan, agar hal serupa tidak terulang lagi.
(zik)
Berita Terkait
SPPG Wajib Kantongi...
SPPG Wajib Kantongi Sertifikat Higienis Usai Kasus Keracunan MBG
Santap Nasi Kotak Saat...
Santap Nasi Kotak Saat Acara Tausiah, 90 Orang Masuk Rumah Sakit dan 1 Tewas
83 Warga Keracunan Usai...
83 Warga Keracunan Usai Hadiri Hajatan di Sukabumi
1 Tewas dan Belasan...
1 Tewas dan Belasan Lainnya Dirawat di Puskesmas Akibat Keracunan Makanan di Ciamis
Puluhan Warga Gunungkidul...
Puluhan Warga Gunungkidul Keracunan Makanan, 1 Meninggal Dunia
43 Santri di Gunung...
43 Santri di Gunung Putri Diduga Keracunan Nasi Kotak
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved