Eks PSK Kalijodo Diamankan Satpol PP Bukittinggi

Jum'at, 25 Maret 2016 - 06:02 WIB
Eks PSK Kalijodo Diamankan...
Eks PSK Kalijodo Diamankan Satpol PP Bukittinggi
A A A
BUKITTINGGI - D (15), seorang eks Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kalijodo, Jakarta, diamankan petugas Satpol PP Bukittinggi saat tidur-tiduran dengan tujuh anak jalanan di kawasan taman Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat, Kamis (24/3/2016) malam.

Penangkapan berawal saat petugas Satpol PP melakukan patroli wilayah malam hari, dengan target waria, anak jalanan, pengamen, serta gelandangan.

Saat menyisiri daerah remang-remang di kawasan taman Jam Gadang, petugas memergoki delapan orang anak jalanan sedang tidur-tiduran di taman bunga.

Komandan Regu B Satpol PP Bukittinggi Rifki Reflis menyebutkan, saat meminta identitas anak jalanan itu, petugas kaget karena salah seorang perempuan di antaranya, D, ternyata masih berusia 15 tahun.

Petugas langsung membawa D ke Kantor Satpol PP. Saat dimintai keterangannya, D ternyata sebelumnya menjadi korban perdagangan manusia dan dijadikan PSK di kawasan Kalijodo, Jakarta.

"Setiap malam kita memang wajib patroli wilayah, sasarannya waria, anak jalanan, pengamen, gelandangan. Kebetulan saat putar di Jam Gadang, anak-anak ini lima orang laki-laki, tiga perempuan tidur bareng. Jadi kita bawa ke kantor, ditanyai dan mengaku," ujarnya.

Sementara, D mengatakan,"Sebelumnya di Kalijodo jadi PSK. Ke Bukittinggi ini diantar petugas Panti Sosial Jakarta."

YH (42), ayah D yang datang menjemput ke Kantor Satpol PP kaget dan tak menyangka mantan istrinya, EM (38) membawa kabur anak mereka ke Jakarta lalu menelantarkannya hingga terjerumus ke lembah hitam.

"Ke Jakarta sama ibunya, tapi mereka tidak pamit pada saya. Tidak tahu dia dibawa ke Kalijodo, pergi ke Jakarta pun tidak tahu," kata YH seraya berharap anaknya dapat dibina oleh petugas.

Kepala Satpol PP Kota Bukittinggi Syafnir menyebutkan, atas izin orangtua yang ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian bermaterai, D akan dibawa ke Panti Rehabilitasi Sukarami di Kabupaten Solok.

Di sana D akan diberikan pembinaan menghilangkan trauma, terapi, dan keterampilan agar tidak kembali melakukan hal serupa.
(zik)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
9 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
9 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
9 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
10 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
11 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
12 jam yang lalu
Infografis
Eks Sandera Israel:...
Eks Sandera Israel: Pengeboman Gaza Hampir Merenggut Nyawa Saya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved