Fadli Zon Juluki Ahok Si Malin Kundang
Kamis, 24 Maret 2016 - 14:49 WIB
Fadli Zon Juluki Ahok Si Malin Kundang
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengingatkan Basuki T Purnama (Ahok) soal jasa Partai Gerindra yang membawanya ke Jakarta. Untuk itu, Fadli mengingatkan agar Ahok tidak seperti si Malin Kundang.
Fadli menegaskan, Ahok bisa menjadi Wakil Gubernur pendamping Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2012 silam atas jasa Partai Gerindra.
Fadli yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua umum Partai Gerindra ini berpendapat, Ahok tak mungkin bisa seperti sekarang kalau bukan karena jasa partainya. (Prabowo: Saya Ingatkan, Dulu Ahok Saya Bawa ke Jakarta)
"Perlu diingatkan juga, waktu dia dicalonkan (di Pilkada 2012), dia itu ditolak oleh Pak Jokowi sendiri maupun Bu Mega (Ketum PDIP) sebagai bagian koalisi waktu tu. Harusnya dia tahu itu, sehingga dia tidak perlu jadi Malin Kundang," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/3/2016).
Fadli berpendapat, sebenarnya yang menang dalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 adalah Jokowi, walaupun Ahok saat itu sebagai pasangan Jokowi. Karena, lanjut dia, orang memilih Jokowi, bukan Ahok pada Pilkada 2012.
"Saudara Ahok ini kan bilang kalau naik ring tinju, saya bisa KO. Ahok itu kan bukan orang yang punya, dalam pertandingan itu, kayak di Bangka Belitung, dia enggak menang," pungkasnya.
PILIHAN:
Pemerintah Tidak Akan Tutup Transportasi Online
Dituding Partai Penjilat, Nasdem: Eganggak Usah Dibahas, Malu Bahasnya
Fadli menegaskan, Ahok bisa menjadi Wakil Gubernur pendamping Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2012 silam atas jasa Partai Gerindra.
Fadli yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua umum Partai Gerindra ini berpendapat, Ahok tak mungkin bisa seperti sekarang kalau bukan karena jasa partainya. (Prabowo: Saya Ingatkan, Dulu Ahok Saya Bawa ke Jakarta)
"Perlu diingatkan juga, waktu dia dicalonkan (di Pilkada 2012), dia itu ditolak oleh Pak Jokowi sendiri maupun Bu Mega (Ketum PDIP) sebagai bagian koalisi waktu tu. Harusnya dia tahu itu, sehingga dia tidak perlu jadi Malin Kundang," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/3/2016).
Fadli berpendapat, sebenarnya yang menang dalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 adalah Jokowi, walaupun Ahok saat itu sebagai pasangan Jokowi. Karena, lanjut dia, orang memilih Jokowi, bukan Ahok pada Pilkada 2012.
"Saudara Ahok ini kan bilang kalau naik ring tinju, saya bisa KO. Ahok itu kan bukan orang yang punya, dalam pertandingan itu, kayak di Bangka Belitung, dia enggak menang," pungkasnya.
PILIHAN:
Pemerintah Tidak Akan Tutup Transportasi Online
Dituding Partai Penjilat, Nasdem: Eganggak Usah Dibahas, Malu Bahasnya
(ysw)