Jokowi Instruksikan Evaluasi Sistem Transportasi

Selasa, 22 Maret 2016 - 20:49 WIB
Jokowi Instruksikan...
Jokowi Instruksikan Evaluasi Sistem Transportasi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada kementerian dan jajaran terkait untuk mengevaluasi sistem transportasi di Indonesia. Hal itu untuk mengantisipasi dampak keributan antara sopir angkutan umum konvensional dengan driver online..

"Presiden instruksikan evaluasi agar ada asas keadilan. Undang-undang ini dibuat pada 2009," kata Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (22/3/2016).

Menurut Luhut, perlunya evaluasi dilakukan lantaran moda transportasi tengah mengalami perkembangan pesat dengan arus teknologi yang begitu cepat."Dalam undang-undang angkutan tidak terbayangkan juga ada ojek online semacam ini," ujarnya.

Luhut menuturkan, untuk memberikan asas keadilan kepada seluruh perusahaan transportasi, pemerintah berjanji akan memberikan porsi yang sama kepada transportasi konvensional maupun online.

"Masalah keadilan, Presiden memberi perintah kepada Menkominfo, Menhub nanti akan duduk untuk melihat bagaimana ini diselesaikan. Jangan ada provokator, kami akan tindak tegas terhadap masalah ini," ujarnya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi angkutan umum yang terdiri para sopir taksi konvensional sempat berlangsung anarkis. Pasalnya para sopir melakukan aksi sweeping.

Bahkan aksi anarkis semakin meluas ketika aksi sweeping juga menyasar kepada driver ojek online. Akibatnya aksi saling serang tidak terelakan yang menimbulkan bentrokan pecah di beberapa titik.

Sebelumnya diberitakan, tak terima sejumlah rekannya mendapatkan tindak kekerasan oleh oknum sopir taksi konvensional, puluhan pengemudi Go-Jek dan Grab Bike melakukan aksi sweeping di kawasan Taman Anggrek, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (22/3/2016) pagi.

Dalam aksinya, puluhan driver itu memberhentikan sejumlah pengendara angkutan umum baik mikrolet, angkutan umum, dan angkutan konvensional.(Baca: Rekannya Dipukuli, Pengemudi Go-Jek dan Grab Bike Sweeping Taksi)

Aksi balasan dilakukan sejumlah pengemudi ojek online terhadap penghadangan yang dilakukan sopir taksi. Dua armada taksi jadi sasaran amuk pengemudi ojek online di Casablanca, Kuningan, Jakarta Selatan.

Seorang sopir taksi bernama Agustin mengaku menjadi sasaran amukan pengemudi Go-Jek di kawasan Casablanca, Jakarta Selatan. Meski tak mengalami luka, tangannya terkena serpihan kaca mobilnya.(Baca: Pengemudi Go-Jek Rusak Taksi di Casablanca)
(whb)
Berita Terkait
Lin Kuning di Jember...
Lin Kuning di Jember Disulap Jadi Angkutan Umum Sultan
Protes Harga BBM Naik,...
Protes Harga BBM Naik, Sopir Angkutan Umum di Indramayu Mogok Massal
Premium Susah dan Mahal,...
Premium Susah dan Mahal, Angkot di Jayapura Kompak Mogok Narik Penumpang
Capek Antre Tiket Bus?...
Capek Antre Tiket Bus? Platform Ini Ubah Perjalananmu Jadi Lebih Asyik dan Hemat
LRT Segera Dibangun...
LRT Segera Dibangun di Medan, Bobby Nasution: Kita Optimalkan Transportasi Massal
Ribuan Pengemudi Angkutan...
Ribuan Pengemudi Angkutan Online di Malang Raya Mogok Massal, Ini Tuntutannya
Berita Terkini
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
30 menit yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
34 menit yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
1 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
2 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
3 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
11 jam yang lalu
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved