Tiga Pimpinan DPRD Banten Akui Terima Sejumlah Uang

Selasa, 15 Maret 2016 - 13:44 WIB
Tiga Pimpinan DPRD Banten...
Tiga Pimpinan DPRD Banten Akui Terima Sejumlah Uang
A A A
SERANG - Tiga pimpinan DPRD Provinsi Banten dihadirkan untuk memberikan keterangan terkait kasus suap Bank Banten di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang, Selasa (15/3/2016).

Ketiga pimpinan tersebut yakni, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Wakil Ketua DPRD Banten Muflikhah dan Ali Zamroni. Dalam sidang yang dipimpin hakim M Sainal tersebut, Asep Rahmatullah disebut menerima uang sebesar Rp7,5 juta.

Namun dalam kesaksiannya, Asep mambantah hal tersebut, padahal staf Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Banten Eka Putra Septian mengaku menyerarhkan sejumlah uang saat kunjungan kerja di Hotel Crown Semarang, dan di Hotel Imperial, Tangerang.

"Saya berikan sekitar empat juta, kedua tiga setengah juta, dua kali kepada Asep Rahmatullah," kata Eka yang juga hadir di persidangan.

Mendengarkan keterangan yang diberikan Eka, politisi PDIP langsung mengklarifikasinya. "Kalau yang di toilet hotel Imperial saya tidak pernah terima, kalau yang di meja makan sekitar bulan november," kata Asep.

Jaksa Penuntut Umum KPK, Haerudin kemudian mempertanyakan permintaan sejumlah uang oleh dewan sejumlah Rp5 miliar untuk pembentukan Bank Banten. "Itu tidak benar, itu tidak pernah ada," tegas Asep.

Meski demikian, Asep mengaku pernah di datangi SM Hartono terkait permintaan dirinya kepada PT BGD untuk memuluskan Bank Banten dalam proses rancangannya.

"Pak Hartono pernah menyampaikan ke saya permintaan uang, kalau orientasinya uang Rp2 miliar itu kecil, dan saya bilang juga agar hati-hati," ujar Asep.

Sementara saksi lain, Muflikhah dan Ali Jamroni mengakui menerima sejumlah uang yang disimpan dalam amplop selama melakukan kunjungan kerja keluar kota. "Tidak sering, tapi saya pernha terima uang dari pak Eli Mulyadi," ujar Muflikhah.
(nag)
Berita Terkait
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
4 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
6 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
6 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
6 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
6 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved