Alami Hypotermia di Puncak Gunung Lawu, Sri Dievakuasi

Senin, 07 Maret 2016 - 21:18 WIB
Alami Hypotermia di...
Alami Hypotermia di Puncak Gunung Lawu, Sri Dievakuasi
A A A
KARANGANYAR - Tim Search and Rescue (SAR) dan relawan mengevakuasi seorang pendaki Lawu asal Kuningan Jawa Barat. Pendaki ini dievakuasi setelah hypotermia saat berada di puncak gunung yang berbatasan dengan Jawa Timur.

Pendali gunung tersebut merupakan Sri Jayanti asal Kaliaren Kuningan. Dia bersama rombongannya mendaki Gunung Lawu melalui Pos Pendakian Candi Cetho, Desa Gumeng Jenawi, Karanganyar, pada Sabtu 5 Maret 2016 dan turun pada Minggu 6 Mei 2016.

Salah seorang rekan serombonga korban Eko wilasmono menyebutkan, yang bersangkutan sempat mendaki sampai puncak. Setelah perjalanan turun kondisi fisiknya menurun drastis. Tidak lama kemudian terserang hypotermia.

Kondisi diperparah saat korban juga terkilir di bagian kakinya, sehingga susah untuk melanjutkan perjalanan. Bahkan Sri juga sempat pingsan saat berada di pos lima, sehingga membuat rekan-rekan serombongannya panik.

Belum lagi cuaca buruk, hujan dan angin kencang mendera dan memperkeruh suasana. Melihat kondisi yang semakin tidak menentu, dia dan sejumlah rekan lain berinisiatof meminta pertolongan kepada petugas yang ada di bawah.

Upaya iti berhasil dan petugas langsung mengevakuasi Sri Jayanto dengan tandu. "Dia memang baru kali pertama naik Gunung, mungkin belum bisa menghadapi cuaca yang kurang bersahabat," ucapnya, kepada wartawan, Senin (7/3/2016).

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Nugroho mengatakan, setelah dievakuasi korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Perawatan itu penting untuk memulihkan kondisi fisik korban yang menurun setelah terserang hypotermia. Dia mengatakan kejadian semacam itu memang sering terjadi.

Apalagi saat cuaca buruk seperti ini, hypotermia dapat menyerang para pendaki yang berada di atas. Ke depan, dia meminta kepada para pendaki untuk lebih berhati-hati dan menyiapkan fisik mereka sebelum melakukan pendakian.

Alat yang lengkap juga penting untuk dibawa agar nantinya jika sewaktu-waktu ada hal yang tidak diinginkan, maka peralatan yang dibawa bisa digunakan. "Yang penting hati-hati dan harus dipersiapkan dengan baik saat mendaki gunung," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Tali untuk Turun Putus,...
Tali untuk Turun Putus, Seorang Pendaki Jatuh ke Kawah Gunung Lawu
Wanita Pendaki Gunung...
Wanita Pendaki Gunung Asal Madiun Meninggal di Puncak Lawu
Mahasiswi Undip Tewas...
Mahasiswi Undip Tewas di Gunung Lawu, Ditemukan di Pos 4 Jalur Cetho
Ekspedisi HUT Emas SIER,...
Ekspedisi HUT Emas SIER, Karyawan Bentangkan Spanduk di Puncak Lawu
Pendaki Tewas di Gunung...
Pendaki Tewas di Gunung Lawu, Terjebak Hujan Deras dan Alami Hipotermia
Pendaki Gunung Lawu...
Pendaki Gunung Lawu Tewas, Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung
Berita Terkini
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
31 menit yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
1 jam yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
2 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
3 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
3 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved