Eks Dokter RSCM Laporkan Buruknya Kinerja BPN ke Presiden Jokowi

Senin, 07 Maret 2016 - 14:55 WIB
Eks Dokter RSCM Laporkan...
Eks Dokter RSCM Laporkan Buruknya Kinerja BPN ke Presiden Jokowi
A A A
DEPOK - Mantan dokter RSCM Adjit Singh Gill yang juga staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengadukan buruknya kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam menyelesaikan sengketa pertanahan ke Presiden Joko Widodo.

Surat ke Presiden Jokowi tersebut dikirimkan Senin 29 Februari 2016 ke Sekretariat Negara (Sekneg) beserta bukti-bukti otentik mengenai penyelesaian kasus tanah miliknya di Ratujaya, Depok. Bukti tersebut berupa putusan Kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung atas tanahnya.

Menurut Adjit Singh Gill, dalam surat ke Presiden Jokowi tersebut disebutkan mengenai buruknya kinerja Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN. Di mana Kementerian ATR/BPN tidak konsisten dalam menegakan peraturan yang dibuatnya sendiri.

Peraturan yang dimaksud, kata Adjit Singh Gill, adalah Peraturan Kepala BPN No 3/2011 tentang pengelolaan pengkajian dan penanganan kasus pertanahan.

"Sehingga permasalahan pembatalan sertifikat yang kami sampaikan empat tahun lalu dan telah berganti tiga orang pimpinan di Kementerian Agraria/Kepala BPN tidak juga selesai, " kata Adjit.

Padahal menurut dia, Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan telah menyatakan agar BPN dan jajarannnya sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan, sengketa atau konflik pertanahan sehingga dapat memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Namun hal tersebut tidak diikuti dengan pelaksanaan yang benar oleh jajaran Kementerian ATR/BPN RI.

Adjit menegaskan, jika kasus tanah yang dia perjuangkan selama empat tahun terakhir ini sebenarnya telah mendapat kepastian hukum dan telah ditelaah oleh Direktur Perkara di Kementerian ATR/BPN RI.

"Direktur Perkara di BPN dengan tegas telah menyatakan sikap dalam rapat konsultasi dengan Komisi II DPR RI bahwa Sertifikat No 52, 53/Ratujaya atas nama Partono Wiraputra cacat hukum administrasi dan wajib dibatalkan," timpal Adjit.

Karenanya dia meminta kepada Presiden Jokowi agar menginstruksikan kepada Kementerian ATR/BPN agar dapat segera menyelesaikan kasus sengketa atau konflik pertanahan seperti yang dialaminya agar ada kepastian hukum bagi masyarakat mengenai hak atas tanahnya.

Selain mengirim surat ke Presiden Jokowi, dokter ahli jantung ini juga mengirimkan surat ke Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi dan Komisi II DPR RI.
(sms)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
16 menit yang lalu
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
1 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
4 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
7 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
8 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved