Kejari Tangerang Selidiki Dugaan Korupsi Dana Honor Anggota DPRD

Kamis, 03 Maret 2016 - 05:22 WIB
Kejari Tangerang Selidiki...
Kejari Tangerang Selidiki Dugaan Korupsi Dana Honor Anggota DPRD
A A A
TANGERANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang mencurigai adanya dugaan kasus tindak pidana korupsi anggaran penerimaan honorarium pada tahun 2015 di lingkungan Pemkot Tangerang senilai Rp6 miliar.

Kepala Seksi Intel Kejari Tangerang Eman Sulaeman mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap pegawai Pemkot Tangerang pada pekan ini. "Rencananya Jumat 4 Maret 2016 mendatang ini akan kita periksa dari eksekutif. Jadwalnya sekitar pukul 10.00 WIB," kata Kasie Intel Kejari Tangerang Eman Sulaeman, Rabu 2 Maret 2016 kemarin.

Eman masih enggan memaparkan modus operandi dari korupsi tersebut. Eman hanya menerangkan, jumlah pegawai SKPD yang akan diperiksa tersebut akan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

"Jumlah PNS yang akan diperiksa masih belum tahu. Nanti kalau saya bilang 10 orang ternyata yang datang dua orang, jadi salah," ujar Eman.

Eman menuturkan, sebelumnya pada Selasa 1 Maret 2016 lalu Kejari Tangerang telah memeriksa tiga orang anggota DPRD Kota Tangerang. "Kemarin sudah tiga. Pemeriksan terkait proses pengganggaran dana tersebut. Untuk pemeriksaan selanjutnya bagi anggota dewan belum ada lagi," kata Eman.

Kasus ini bermula saat pelapor yakni Hasanudin Bije seorang warga Kota Tangerang yang pernah menjadi anggota DPRD melaporkan hal tersebut. Hasanudin menilai kehadiran anggota DPRD dalam musrembang sudah menjadi kewajiban.

Sebagai wakil rakyat mereka wajib menampung dan menyalurkan aspirasi rakyat. Untuk tugas itu, anggota DPRD mendapat tunjangan komunikasi intensif setiap bulan.

Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2006 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD. Hasanudin menilai, anggota DPRD tidak perlu mendapat honor Rp3 juta sebagai narasumber, karena mereka hanya duduk, mendengar dan mencatat.

Hasanudin menduga honor narasumber itu diberikan secara masif. Ada anggota DPRD yang tidak datang tapi bisa titip absen sehingga tetap menerima honor.
(whb)
Berita Terkait
Setelah Ramai Dikritik,...
Setelah Ramai Dikritik, Pimpinan DPRD Tangerang Akan Kaji Ulang Anggaran Pakaian Dinas Rp675 Juta
Korupsi Lahan TPU COVID-19...
Korupsi Lahan TPU COVID-19 Telah Mencoreng Citra Pemkot Cimahi
Wali Kota Ditahan, Roda...
Wali Kota Ditahan, Roda Pemkot Dumai Dipegang Sekda
Pendapatan Anjlok, APBD...
Pendapatan Anjlok, APBD Perubahan Tangsel Fokus Penanganan Covid-19
Pemkot Probolinggo Kucurkan...
Pemkot Probolinggo Kucurkan APBD Daftarkan 4.822 Pekerja Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Pemkot Bogor Konsultasi...
Pemkot Bogor Konsultasi ke KPK Terkait Realisasi Dana Insentif Daerah
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
3 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
3 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
4 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
5 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
7 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
8 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved