Setelah Ramai Dikritik, Pimpinan DPRD Tangerang Akan Kaji Ulang Anggaran Pakaian Dinas Rp675 Juta
Selasa, 10 Agustus 2021 - 09:47 WIB
loading...
Pengadaan bahan pakaian dinas anggota DPRD Kota Tangerang tahun 2021 yang menggunakan bahan salah satu merek terkenal menuai kritik dari berbagai kalangan.Foto/Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
TANGERANG - Pengadaan pakaian dinas anggota DPRD Kota Tangerang tahun 2021 yang menggunakan salah satu merek terkenal menuai kritik dari berbagai kalangan. Pasalnya dilansir dari situs https://lpse.tangerangkota.go.id/, nilai anggaran mencapai Rp675 juta, sedangkan pada tahun 2020 anggaran pengadaan bahan pakaian itu hanya sebesar Rp312,5 juta.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengungkapkan pengadaan barang tersebut rencananya akan ditinjau ulang. DPRD akan kembali membahas soal anggaran yang dinilai fantastis tersebut, dan jika memang memungut akan dibatalkan.
"Siang ini rencananya akan kita bahas, dihadiri pimpinan, pimpinan fraksi, sekretariat, pimpinan komisi. Kalau opsinya ada yang usul dibatalkan, atau bisa dievaluasi," ujar Gatot pada Selasa (10/8/2021). Baca: Melalui Instruksi Gubernur, Anies Tetap Ingin Gelar Formula E Juni 2022
Gatot menuturkan, DPRD Kota Tangerang sebenarnya sudah beberapa kali membatalkan pengadaan barang dan juga pembangunan untuk dialihkan ke penanganan Covid-19. Akan tetapi, saat ini kritik masuk setelah proses lelang selesai dan ditutup.
"Pengadaan mobil sudah 2 kali gagal, pembangunan gedung DPRD juga dibatalkan. Tapi itu ketika proses, sekarang sudah menang baru ramai. Seharusnya beri masukan dari awal," tuturnya.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengungkapkan pengadaan barang tersebut rencananya akan ditinjau ulang. DPRD akan kembali membahas soal anggaran yang dinilai fantastis tersebut, dan jika memang memungut akan dibatalkan.
"Siang ini rencananya akan kita bahas, dihadiri pimpinan, pimpinan fraksi, sekretariat, pimpinan komisi. Kalau opsinya ada yang usul dibatalkan, atau bisa dievaluasi," ujar Gatot pada Selasa (10/8/2021). Baca: Melalui Instruksi Gubernur, Anies Tetap Ingin Gelar Formula E Juni 2022
Gatot menuturkan, DPRD Kota Tangerang sebenarnya sudah beberapa kali membatalkan pengadaan barang dan juga pembangunan untuk dialihkan ke penanganan Covid-19. Akan tetapi, saat ini kritik masuk setelah proses lelang selesai dan ditutup.
"Pengadaan mobil sudah 2 kali gagal, pembangunan gedung DPRD juga dibatalkan. Tapi itu ketika proses, sekarang sudah menang baru ramai. Seharusnya beri masukan dari awal," tuturnya.
Lihat Juga :