Selamatkan Diri Sendiri, Pedagang Sate Biarkan Istri dan Anaknya Terpanggang
Rabu, 02 Maret 2016 - 18:49 WIB
Selamatkan Diri Sendiri, Pedagang Sate Biarkan Istri dan Anaknya Terpanggang
A
A
A
SERANG - Tiga orang tewas terpanggang saat rumah milik Ajat, warga Kampung Barengkok Sabrang, Desa Kramat Laban, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang ludes terbakar.
Ketiga korban tewas adalah Iyah (25), beserta dua anaknya Eneng (4), dan Adam (7). Rumah milik pedagang sate keliling ini terbakar akibat hubungan arus pendek listrik.
Informasi yang diperoleh, api yang membakar rumah diketahui pada Selasa 1 Maret 2016 malam, sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu, semua penghuni sudah terlelap tidur. Namun saat api mulai membesar sang suami Ajat terbangun.
Karena panik, Ajat lupa membangunkan istri beserta anaknya yang pada saat itu masih terlelap tidur. Namun Ajat lebih memilih keluar meminta bantuan kepada warga sekitar.
Nahas, saat kembali meminta bantuan keluarganya tidak bisa diselamatkan karena api dengan cepat menghanguskan rumahnya yang terbuat dari anyaman bambu.
"Kemungkinan panik, Jajat langsung keluar rumah minta tolong warga. Korban lupa membangungkan isteri dan dua anaknya masih tertidur di kamar," kata Kanit Reskrim Polsek Padarincang Bripka Undang, Rabu (2/3/2016).
Satu jam kemudian, petugas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi tidak membutuhkan waktu lama untuk menjinakan api. Saat ditemukan, ketiga korban ditemukan dalam kondisi sudah hangus dan masih berada di kamar tidur.
"Untuk penyelidikan, ketiga mayat masih dilakukan autopsi di rumah sakit. Sedangkan suami korban akan dimintai keterangan untuk penyelidikan. Berdasarkan olah TKP, api diduga dari arus pendek," pungkas Undang.
Ketiga korban tewas adalah Iyah (25), beserta dua anaknya Eneng (4), dan Adam (7). Rumah milik pedagang sate keliling ini terbakar akibat hubungan arus pendek listrik.
Informasi yang diperoleh, api yang membakar rumah diketahui pada Selasa 1 Maret 2016 malam, sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu, semua penghuni sudah terlelap tidur. Namun saat api mulai membesar sang suami Ajat terbangun.
Karena panik, Ajat lupa membangunkan istri beserta anaknya yang pada saat itu masih terlelap tidur. Namun Ajat lebih memilih keluar meminta bantuan kepada warga sekitar.
Nahas, saat kembali meminta bantuan keluarganya tidak bisa diselamatkan karena api dengan cepat menghanguskan rumahnya yang terbuat dari anyaman bambu.
"Kemungkinan panik, Jajat langsung keluar rumah minta tolong warga. Korban lupa membangungkan isteri dan dua anaknya masih tertidur di kamar," kata Kanit Reskrim Polsek Padarincang Bripka Undang, Rabu (2/3/2016).
Satu jam kemudian, petugas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi tidak membutuhkan waktu lama untuk menjinakan api. Saat ditemukan, ketiga korban ditemukan dalam kondisi sudah hangus dan masih berada di kamar tidur.
"Untuk penyelidikan, ketiga mayat masih dilakukan autopsi di rumah sakit. Sedangkan suami korban akan dimintai keterangan untuk penyelidikan. Berdasarkan olah TKP, api diduga dari arus pendek," pungkas Undang.
(san)