Pembangunan Taman Kalijodo Dibiayai Swasta

Rabu, 02 Maret 2016 - 02:37 WIB
Pembangunan Taman Kalijodo...
Pembangunan Taman Kalijodo Dibiayai Swasta
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI telah mematangkan konsep penataan kawasan Kalijodo menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Pelaksanaannya sendiri menunggu perusahaan swasta yang memiliki kewajiban untuk menyediakan fasilitas sosial dan umum.

Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Syarif mengatakan, terobosan menggandeng perusahaan swasta dari kewajibannya menyediakan fasos dan fasum untuk membangun kawasan Kalijodo menjadi taman merupakan langkah yang sangat bagus. Sebab, apabila menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pembangunan taman membutuhkan waktu yang lama.

"Terpenting itu ada transparansi dan akuntabel kepada publik khususnya DPRD DKI. Biaya pembangunan Taman Kalijodo harus sama dengan kompensasi yang diberikan kepada pengembang," kata Syarif saat dihubungi Selasa 1 Maret 2016 kemarin.

Syarif menjelaskan, sampai saat ini DPRD belum mengetahui kapan lokasi Kalijodo akan dibangun taman. Artinya, pembangunan belum ada kejelasan dan kemungkinan bisa terabaikan menjadi lahan kosong beralaskan puing.

Bila seperti itu, kata dia, lahan tersebut akan menimbulkan gejala sosial baru seperti berkembangnya PKL atau bahkan menjadi kawasan prostitusi lagi. Untuk itu, Syarif menyarankan sebaiknya Pemprov DKI memagar lahan tersebut sambil menunggu kepastian dana pembangunan taman.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) mengatakan, pembangunan Taman Kalijodo akan bersumber dari dana kewajiban pengembang yang wajib menyediakan fasos/fasum. Namun, kata dia, bukan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR).

"Besaran anggarannya saya belum tahu. Ini semua kewajiban pengembang. Bisa atas kewajiban reklamasi pulau atau koefisien luas bangunan (KLB)," tegasnya.

Hingga saat ini, mantan Bupati Belitung Timur itu pun belum menunjuk pengembang mana yang akan membangun taman di lokasi. Sebab, pihaknya harus melihat terlebih dahulu pengembang yang meminta kenaikan KLB.
(whb)
Berita Terkait
Sempat Terbengkalai,...
Sempat Terbengkalai, Pemprov DKI Janji Revitalisasi RPTRA Kalijodo
Kisah Kalijodo, dari...
Kisah Kalijodo, dari Tempat Pesta Peh Coen, Pelacuran dan Judi, Kini Jadi Taman Bermain Anak
Pemkab Bangka Tengah...
Pemkab Bangka Tengah Raih Penghargaan KLA Tingkat Madya Ketiga Berturut
Rusak dan Tidak Terawat,...
Rusak dan Tidak Terawat, Inilah Kondisi Taman Bermain Khusus Anak di Tebing Tinggi
Dorong Kota Layak Anak,...
Dorong Kota Layak Anak, Pengusaha Bentuk APSAI
Luar Biasa, Kabupaten...
Luar Biasa, Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan Kota Layak Anak
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
34 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
1 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
3 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
11 jam yang lalu
Infografis
2025, Anggaran untuk...
2025, Anggaran untuk Pembangunan IKN Hanya Rp143 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved