Ular-ular dari Gunung Bromo Berkeliaran saat Banjir

Senin, 29 Februari 2016 - 22:28 WIB
Ular-ular dari Gunung...
Ular-ular dari Gunung Bromo Berkeliaran saat Banjir
A A A
PASURUAN - Sejumlah ular terlihat keluar saat banjir melanda Kawasan Desa Sekarputih, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Diduga ular-ular tersebut berasal dari Gunung Bromo yang terbawa arus karena banjir di hulu.Salah satunya ular berukuran besar yang berhasil ditangkap warga di aliran sungai saat kondisinya air belum surut.

Binatang melata ini diduga berasal dari wilayah Gunung Bromo yang terseret air ke dataran rendah.

Beberapa warga mengevakuasi ular jenis sanca ini ke salah satu rumah di Dusun Bajang, Desa Sekarputih, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Setelah berhasil ditangkap di sebuah sungai di lingkungan setempat, Senin pagi tadi (29/2/2016).

Penemuannya berawal hewan melata yang sebenarnya sering bermunculan di sungai setempat sejak adanya banjir kiriman selama satu pekan ini.

Meski demikian warga tak berani menangkap, karena selain volume debet air cukup besar ukurannya tergolong raksasa.

Namun saat ular ini menepi di sungai lalu warga beramai-ramai menangkapnya karena khawatir masuk ke rumah mereka.

Penangkapan ular ini membutuhkan waktu lama hingga berhasil ditangkap warga meski membutuhkan waktu cukup lama.

Ular berwarna hitam kuning ini mempunyai panjang 3.5– 4 meter dengan beratnya 1 kuintal 20 kilogram.

Untuk menghindari hal yang tak dimungkinkan mulut ular diplester dengan lakban kemudian dimasukan ke dalam keranjang besi untuk tidak kembali lepas ke habitatnya.

Rencananya ular ini dijual dengan harga Rp500 ribu- 1 juta lalu hasil penjualan disumbangkan ke masjid.

Namun sementara untuk biaya makan ular yang membutuhkan seekor ayam setiap harinya maka penonton yang ingin melihat ular tersebut diharapkan memberikan uang seikhlasnya.

Diketahui masih ada dua ekor lagi yang masih berkeliaran di sungai. Di perkirakan ular ini terbawa air banjir dari hulu sungai yang merupakan hutan dan pegunungan.
(sms)
Berita Terkait
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Menjaga Satwa Liar demi Kelestarian Lingkungan
Warga Bukittinggi Digemparkan...
Warga Bukittinggi Digemparkan Musang Liar Datangi Toko Ponsel, Nyaris Gigit Pembeli
Kakatua dan Blue Gold...
Kakatua dan Blue Gold Macau di Lembang Park and Zoo Berhasil Dikembangbiakan
Harimau Jantan Muncul...
Harimau Jantan Muncul di Dekat Permukiman di Riau, Videonya Viral
Kemunculan Tapir di...
Kemunculan Tapir di Pinggir Jalan Sungaipenuh-Tapan Bikin Geger Warga
Miris, Belasan Satwa...
Miris, Belasan Satwa Menggemaskan Ini Dijual Secara Online
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved