Siswi SMP Cantik Hilang, Keluarga Khawatir Jadi korban Sindikat Prostitusi
Senin, 29 Februari 2016 - 16:15 WIB
Siswi SMP Cantik Hilang, Keluarga Khawatir Jadi korban Sindikat Prostitusi
A
A
A
MADIUN - Nur Alifia, seorang siswi SMP berparas ayu di Madiun, Jawa Timur hilang misterius. Sebelumnya korban pamit kepada keluarganya untuk mengikuti kegiatan sekolah. Namun hingga hari ini korban tak kunjung kembali.
Keluarga korban khawatir si gadis belia tersebut menjadi korban penculikan sindikat prostitusi remaja. Suprapto warga Jalan Setiabudi Nomor 57 Kota Madiun ini hanya bisa pasrah atas hilangnya sang cucu Nur Alifia. Sang kakek berusia 65 tahun ini selalu bersedih setiap melihat foto cucunya yang masih belia tersebut.
Menurut Suprapto, Nur Alifia hilang sejak Jumat 26 Februari lalu. Usai pulang sekolah cucu pertamanya tersebut pamit untuk mengikuti kegiatan OSIS di SMP Negeri 4 Kota Madiun tempatnya bersekolah.
Namun ternyata di sekolah saat itu tidak ada kegiatan OSIS. Hasil penelusuran keluarga kepada sejumlah teman Nur Alifia bahwa gadis 15 tahun tersebut dijemput teman yang tidak diketahui identitasnya dan diantar menuju Stasiun Madiun untuk pergi ke Surabaya hingga hari ini sang cucu tak kunjung kembali.
Sebagai kakek Suprapto sangat bersedih dan khawatir akan keselamatan sang cucu tercinta. Dia khawatir cucunya yang berparas ayu tersebut menjadi korban penculikan dan sindikat perdagangan orang atau prostitusi remaja yang marak sekarang ini.
Sejak kecil Nur Alifia memang tinggal bersama kakek neneknya di Madiun. Sementara kedua orang tuanya, Ari Sembodo dan Silvia Nur bekerja di Jakarta. Pihak keluarga berharap keberadaan Nur Alifia dapat segera diketahui dan bisa kembali ke rumah.
Keluarga korban khawatir si gadis belia tersebut menjadi korban penculikan sindikat prostitusi remaja. Suprapto warga Jalan Setiabudi Nomor 57 Kota Madiun ini hanya bisa pasrah atas hilangnya sang cucu Nur Alifia. Sang kakek berusia 65 tahun ini selalu bersedih setiap melihat foto cucunya yang masih belia tersebut.
Menurut Suprapto, Nur Alifia hilang sejak Jumat 26 Februari lalu. Usai pulang sekolah cucu pertamanya tersebut pamit untuk mengikuti kegiatan OSIS di SMP Negeri 4 Kota Madiun tempatnya bersekolah.
Namun ternyata di sekolah saat itu tidak ada kegiatan OSIS. Hasil penelusuran keluarga kepada sejumlah teman Nur Alifia bahwa gadis 15 tahun tersebut dijemput teman yang tidak diketahui identitasnya dan diantar menuju Stasiun Madiun untuk pergi ke Surabaya hingga hari ini sang cucu tak kunjung kembali.
Sebagai kakek Suprapto sangat bersedih dan khawatir akan keselamatan sang cucu tercinta. Dia khawatir cucunya yang berparas ayu tersebut menjadi korban penculikan dan sindikat perdagangan orang atau prostitusi remaja yang marak sekarang ini.
Sejak kecil Nur Alifia memang tinggal bersama kakek neneknya di Madiun. Sementara kedua orang tuanya, Ari Sembodo dan Silvia Nur bekerja di Jakarta. Pihak keluarga berharap keberadaan Nur Alifia dapat segera diketahui dan bisa kembali ke rumah.
(sms)