Prostitusi di Pantai Selatan Bantul, Dibalut Ritual Kejawen

Minggu, 28 Februari 2016 - 19:40 WIB
Prostitusi di Pantai...
Prostitusi di Pantai Selatan Bantul, Dibalut Ritual Kejawen
A A A
BANTUL - Kawasan Pantai Selatan Bantul selama ini memang dikenal juga sebagai kawasan prostitusi terselubung yang dibalut ritual kejawen. Pantai Selatan yang masuk di Kabupaten Bantul memang hanya sepanjang 13 kilometer dan beberapa di antaranya sudah dikenal menjadi obyek-obyek wisata andalan.

Pantai Parangtritis, Depok, Samas, Gua Cemara, Kuwaru ataupun Pantai Baru sudah menjadi obyek andalan Pemkab Bantul mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Beberapa titik pantai tersebut memang sejak lama juga terkenal menyediakan wisata birahi bagi para wisatawan. Di Pantai Parangtritis dan Parangkusumo sudah melegenda karena sering bersamaan dengan aktivitas ritual warga.

Situs Cepuri yang terkenal sebagai benda cagar budaya yang diyakini sebagai tempat pertemuan antara Sri Sultan Hamengku Buwono dengan Nyi Roro Kidul sering dijadikan tempat ritual.

Kepala Sat Pol PP Bantul, Hernawan Setiadji mengungkapkan, seperti biasa malam Selasa dan Jum’at Kliwon biasanya di kawasan Pantai Selatan Bantul khususnya Parangkusumo memang ramai dikunjungi orang.

Sebagian dari mereka memang tujuannya ada yang untuk berziarah ke situs Cepuri yang diyakini memiliki kekuatan magis dan berkaitan erat dengan Ratu Pantai Selatan.“Tetapi ada sebagian dari mereka yang sengaja datang untuk memuaskan hasrat nafsu seksual mereka,” timpalnya.

Selain di Pantai Parangtritis dan Parangkusumo, aktivitas prostitusi yang kini masih berlangsung adalah di kawasan Pantai Samas dan Pantai Pandansiomo.

Kendati jumlahnya tidak banyak tetapi Hernawan mengklaim sebagian besar berasal dari luar Bantul. Sebab, ketika sebagian besar yang pernah terjaring razia memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari luar Bantul.

Menurut Hernawan, para PSK yang sering terjaring razia kebanyakan telah melaksanakan praktek prostitusi di luar Yogya. Usianyapun bermacam-macam, dia pernah menjaring PSK yang sedang menjajakan diri masih berusia belasan tahun namun ada juga yang sudah berusia nenek-nenek.

Bahkan dia pernah menjumpai nenek-nenek sengaja datang ke Parangkusumo dari kediamannya di Jawa Timur. “Dia datang pas malam Jum’at Kliwon. Saya tanya memang untuk menjajakan diri,”paparnya.

Sebenarnya, razia penyakit masyarakat sering dilakukan karena banyaknya keluhan masyarakat atas aktivitas prostitusi yang dibalut dengan kegiatan ritual kejawen saat malam selama kliwon berlangsung. Bantul sendiri sudah memiliki Perda No 5 tahun 2007 Pasal No 3 tentang pelarangan pelacuran di Kabupaten Bantul.
(sms)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
Berita Terkini
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
15 menit yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
19 menit yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
1 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
2 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
2 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved