KPAI Prihatin Marvel Tewas di Tangan Calon Ibu Tiri

Minggu, 28 Februari 2016 - 13:44 WIB
KPAI Prihatin Marvel...
KPAI Prihatin Marvel Tewas di Tangan Calon Ibu Tiri
A A A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) turut prihatin dengan kasus penganiayaan yang menewaskan Marvelio Benekdik Raysuryadi Djuana. Bocah dua tahun itu tewas di tangan calon ibu tirinya.

Ketua Divisi Sosialisasi KPAI Erlinda mengatakan, KPAI sudah melakukan koordinasi dengan polisi. Karena, kasus penganiayaan itu tengah ditindaklanjuti oleh pihak yang berwajib.

"Untuk kasus tersebut, kami sudah koordinasikan dengan Polda (Metro Jaya)," kata Erlinda kepada Sindonews, Minggu (28/2/2016).

Sementara itu, Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Suparmo menjelaskan, Polda Metro Jaya mendapatkan laporan dari ibu kandung korban pada 16 Februari 2016 soal dugaan kekerasan hingga mengakibatkan kematian.

Suparmo menceritakan, ayah korban yang bernama Ray sudah bercerai dengan ibu kandung korban, namun hak asuh anak berada di ibu kandungnya. Namun sang ibu memberikan hak asuh kepada ayah korban. (Baca: Tewas di Tangan Pacar Sang Ayah, Kepala Marvelio Pecah)

"Ray punya pacar namanya si Rianti, anak itu diurus sama Rianti. Anaknya namanya Marvel umur 2 tahun 7 bulan, setelah diurus sama Rianti kemudian anak itu meninggal kepalanya pecah," kata Suparmo kemarin.

Suparmo menjelaskan, diduga korban mendapatkan penganiayaan hingga akhirnya meninggal dunia. Korban dianiaya di kamar indekos dengan membenturkan kepala korban sebanyak tiga kali ke tembok.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 80 UU Nomor 35 tahun 2000 ancamannya sembilan tahun soal kekerasan terhadap anak. "Kemudian yang kedua Pasal 351 ayat 3 penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang," tutupnya.

PILIHAN:

Diperintah Megawati, Ganjar Pranowo Siap Maju di Pilgub DKI
(mhd)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
47 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved