Disabet Celurit dan Cangkul, Tosan Kebal

Kamis, 25 Februari 2016 - 15:28 WIB
Disabet Celurit dan...
Disabet Celurit dan Cangkul, Tosan Kebal
A A A
SURABAYA - Terungkap bagaimana tim 12 pimpinan Mat Dasir di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang memburu Tosan. Dalam sidang dengan agenda pemeriksaan saksi, Tosan mengungkapkan bagaimana dia dianiaya oleh anggota tim 12. Meski akhirnya dia selamat dan sempat dirawat di rumah sakit.

"Alhamdulilah saya selamat pak hakim. Dapat memberikan keterangan di sini (persidangan)," kata Tosan di hadapan majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (25/2/2016). Tosan meceritakan, dia pertama kali dipukul oleh Ikhsan yang saat itu mendatangi rumahnya bersama gerombolan lainnya.

Gerombolan itu datang ke rumah dengan membawa celurit, cangkul dan pentungan. Mereka kemudian mengeyoyok Tosan.

Mat Dasir yang ada dalam gerombolan itu, Kata Tosan, juga memukulnya dengan celurit. Gerombolan yang lainnya mengeroyoknya dengan senjata.

Pertama dikeroyok adalah di rumahnya sendiri. Hingga Tosan berhasil lari dan sembunyi. Sekitar 1 jam bersembunyi Tosan pun keluar mencari tempat yang aman. Namun, terlihat gerombolan tersebut hingga di tanah lapang dia pun dibacok.

"Di tanah lapang itu saya dibacok dengan celurit di bagian leher, dihantam dengan batu di kepala saya," jelasa Tosan, Kamis (25/2/2016). Tiba-tiba Hakim Frans Basuning langsung memotong penjelasan Tosan. "Anda dipukul dengan celurit dan cangkul. Bagian mana yang terluka," katanya.

Spontan Tosan pun langsung menjawab pertanyaan hakim. "Alhamdulilah tidak ada yang terluka dengan celurit dan cangkul itu Pak Hakim. Ini luka diperut adalah bekas operasi di rumah sakit. Saya berdarah saat dilempar batu kena kepala saya," jelas Tosan kepada Hakim.

"Kok bisa sampean tidak terluka. Apa sampean Robin Hood atau punya ilmu kebal," balas Hakim dengan nada tinggi.

"Ya bukan begitu pak hakim. Saya nggak mau menjelaskan nanti dikira sombong," jawab Tosan dengan logat Madura. Sontak saja jawaban Tosan ini, membuat sejumlah masyarakat yang hadir di ruang persidangan Candra tertawa.
(sms)
Berita Terkait
Polda Sulut Tangkap...
Polda Sulut Tangkap 2 Pelaku Pembelian Emas dari Tambang Ilegal, 1,8 Kg Disita
Penambang Emas Liar...
Penambang Emas Liar di Kawasan Siguntu Diminta Segera Ditindak
Mahasiswa Desak Pemerintah...
Mahasiswa Desak Pemerintah Tertibkan Tambang Ilegal di Wajo
DPR RI dan Bupati Manokwari...
DPR RI dan Bupati Manokwari Desak Menteri ESDM Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Sungai Wariori
Gerebek Tambang Emas...
Gerebek Tambang Emas Ilegal, Polres Muratara Tangkap 3 Pelaku Penambang Liar
Polisi Tetapkan Empat...
Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Banyumas
Berita Terkini
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
7 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
23 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
42 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
48 menit yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved