Penuhi Panggilan Bareskrim Polri, Ini Kata Lulung
Kamis, 25 Februari 2016 - 15:23 WIB
Penuhi Panggilan Bareskrim Polri, Ini Kata Lulung
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham "Lulung" Lunggana mendatangi Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri guna pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat printer dan scanner tiga dimensi. Kehadilan Lulung untuk diperiksa terkait kesaksian tersangka G F Posenti M Marung alias (GM) dalam kasus itu.
"Saya hari ini datang, untuk dimintai keterangan soal scaner dan printer," ujar Lulung di depan gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (25/2/2016).
Menurut Lulung, ia merasa tidak mengenal tersangka GM dan tidak mengetahui peran GM dalam pengadaan alat printer dan scanner tiga dimensi. Meski begitu, ia tetap kooperatif memenuhi panggilan Bareskrim Polri guna membantu polisi dalam mengusut kasus tersebut.
"Saya enggak tahu dia siapa, sebagai apa, saya juga enggak tahu. Soalnya saya enggak kenal," kata Lulung.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri telah menetapkan Alex Usman dan G. F Posenti M. Marung alias (GM) atas kasus dugaan korupsi pengadaan alat printer dan scanner tiga dimensi di 25 sekolah SMAN/SMKN wilayah Jakarta Barat, pada tahun anggaran 2014 lalu dan merugikan negara sebesar Rp67 miliar.
PILIHAN:
Satu Lagi Korban Dugaan Dicabuli Saipul Jamil Lapor Polisi
"Saya hari ini datang, untuk dimintai keterangan soal scaner dan printer," ujar Lulung di depan gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (25/2/2016).
Menurut Lulung, ia merasa tidak mengenal tersangka GM dan tidak mengetahui peran GM dalam pengadaan alat printer dan scanner tiga dimensi. Meski begitu, ia tetap kooperatif memenuhi panggilan Bareskrim Polri guna membantu polisi dalam mengusut kasus tersebut.
"Saya enggak tahu dia siapa, sebagai apa, saya juga enggak tahu. Soalnya saya enggak kenal," kata Lulung.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri telah menetapkan Alex Usman dan G. F Posenti M. Marung alias (GM) atas kasus dugaan korupsi pengadaan alat printer dan scanner tiga dimensi di 25 sekolah SMAN/SMKN wilayah Jakarta Barat, pada tahun anggaran 2014 lalu dan merugikan negara sebesar Rp67 miliar.
PILIHAN:
Satu Lagi Korban Dugaan Dicabuli Saipul Jamil Lapor Polisi
(mhd)