Dampak Longsor Bukit Tasin Masih Dirasakan Warga

Rabu, 24 Februari 2016 - 12:09 WIB
Dampak Longsor Bukit...
Dampak Longsor Bukit Tasin Masih Dirasakan Warga
A A A
KARANGANYAR - Dampak atas longsornya Bukit Tasin yang berada di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, beberapa hari lalu masih dirasakan warga hingga saat ini.

Warga di dusun tersebut belum bisa beraktivitas seperti biasa lantaran longsor bukit itu menutup akses satu-satunya ke Dusun Pondok dan Pengkok, Desa Beruk serta akses ke Dusun Jengglong, Desa Wonorejo.

Wagino, warga Desa Beruk, mengatakan akibat longsor tersebut warga selama ini kesulitan untuk ke luar dusun. Menurutnya, akses jalan satu-satunya dan juga jembatan telah putus akibat tertimbun material longsor.

Padahal, warga sangat membutuhkan jalan tersebut untuk beraktivitas sehari-hari seperti menjual hasil kebun dan juga untuk berangkat ke sekolah.

Untuk sementara waktu, warga hanya bisa memanfaatkan jalan baru yang sedang diupayakan oleh pemerintah Kabupaten Karanganyar. Namun, hal tersebut tidak terlalu efektif karena hanya sepeda motor tertentu yang bisa melintas.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat praktis tidak bisa masuk sama sekali. Padahal kendaran roda dua dan roda empat sangat diperlukan untuk mengangkut hasil kebun yang akan dijual ke pasar di wilayah Wonogiri.

Semenjak longor berlangsung, saat ini aktivitas jual beli hasil kebun dilakukan di Pasar Beruk. Dari sana tengkulak yang membawa hasil bumi itu ke Wonogiri.

"Biasanya kami yang melakukan sendiri dari tempat tinggal kami ke wonogiri, namun karena akses kendaraan terbatas maka sistemnya agak diubah," ucapnya, Rabu (24/2/2016).

Ia mengatakan, jika dilihat dari kondisi yang ada di lapangan, warga akan merasakan dampak longsor hingga setahun ke depan. Sebab, pembangunan jalan baru yang bagus tidak mungkin bisa dibangun dalam waktu singkat. Butuh waktu yang lama untuk menentukan jalan baru yang nantinya aman digunakan untuk warga masyarakat.

"Sampai saat ini warga dibantu relawan dan petugas terus gotong royong membangun akses jalan baru untuk masyarakat."

Kepala Dusun Nggantirejo Suparjo, mengatakan sampai saat ini tanah di lokasi longsor masih cukup labil. Saat hujan deras mengguyur tanah akan mudah sekali untuk goyang. Retakan tanah yang tersisa masih cukup panjang dan sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan warga.

"Kita terus pantau pergerakan tanah yang ada, sembari membuat akses jalan baru untuk digunakan masyarakat."
(zik)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
1 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
1 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
1 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
2 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
2 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
3 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved