Sekjen PDIP Kunjungi Eks Lokalisasi Dolly

Minggu, 21 Februari 2016 - 20:18 WIB
Sekjen PDIP Kunjungi...
Sekjen PDIP Kunjungi Eks Lokalisasi Dolly
A A A
SURABAYA - Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana mengunjungi eks lokalisasi Dolly. Mereka berdialog dengan sejumlah warga eks Dolly yang saat ini menjadi pekerja batik tulis dan sepatu kulit.

“Kunjungan saya ke Dolly ini untuk melihat secara langsung dan melihat perkembangannya. Saya tadi sempat membeli baju batik tulis dan sepatu berwarna hitam,” ujar Hasto kepada pers seusai meninjau kawasan eks Dolly, di Surabaya, Minggu (21/2/2016).

Saat berkunjung, Risma dan Whisnu mengajak Hasto berkeliling dan menunjukkan sejumlah mesin sepatu.

Mereka juga melakukan dialog-dialog ringan dengan para warga yang antusias menyambut kedatangan itu.

Dia juga menjelaskan berbagai mesin jahit untuk alas kaki yang dipergunakan para pekerja yang akhir tahun lalu mendapat bimbingan teknis manajemen produksi alas kaki dari Kementerian Perindustrian.

Hasto mengatakan beberapa waktu lalu Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menceritakan soal pertemuannya dengan Risma yang mempromosikan perkembangan eks lokalisasi tersebut.

”Bu Mega terkesan saat diajak Bu Risma ke Dolly bahkan saat itu sempat membeli sandal,” ucap Hasto.

Tak lupa, Hasto memberi apresiasi kepada kaum muda di sekitar kawasan Dolly yang turut melakukan pendampingan bagi warga eks Dolly.

Menurut Hasto, penutupan lokalisasi tidak akan pernah mudah dilakukan. Namun pemimpin perlu melakukan pendekatan khusus bagaimana kebijakan yang memanusiakan manusia dan mendorong mereka untuk berproduksi secara positif.

Saat pers bertanya, apakah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok perlu mencontoh apa yang dilakukan Risma saat menutup Dolly, Hasto menjawab setiap pemimpin memperlakukan warganya secara terhormat dan setara.

“Menata eks lokalisasi tidaklah mudah. Beliau tidak harus meniru apa yang dilakukan disini tapi pendekatan yang dilakukan terhadap Dolly bisa menjadi model,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Malam di Dolly dan Kerlip...
Malam di Dolly dan Kerlip Rezeki yang Abadi
Coba Bangkitkan Kembali...
Coba Bangkitkan Kembali Prostitusi Dolly, 10 Orang Diproses Hukum
Penutupan Rakernas V...
Penutupan Rakernas V PDI Perjuangan
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara Itu Kini Jadi Sentra Kuliner, Yuk Intip Sajiannya
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Bisnis Esek-esek Itu...
Bisnis Esek-esek Itu Masih Tumbuh Subur di Kota Pahlawan, Dolly Belum Mati
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
32 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
53 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Tentara Israel yang...
Tentara Israel yang Sedang Kunjungi Thailand Digugat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved