Kapolda Sumut Bicara soal Hasil Autopsi Jenazah Gidion Ginting

Rabu, 17 Februari 2016 - 23:11 WIB
Kapolda Sumut Bicara...
Kapolda Sumut Bicara soal Hasil Autopsi Jenazah Gidion Ginting
A A A
MEDAN - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Ngadino akhirnya angkat bicara terkait penyebab kematian Ketua Partai Perindo Medan Johor Gidion Ginting (44), setelah hasil autopsi dikeluarkan dokter forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Medan, Rabu (17/2/2016).

"Yang menyidik kasus itu Polresta Medan. Tentu, progresnya dari proses penyidikan baru kemudian menetapkan siapa pelaku yang akan dijadikan tersangka," katanya, singkat.

Namun, mantan Wakabaharkam Polri ini meminta agar penjelasan lebih detail perihal kasus itu ditanyakan langsung kepada Kapolresta Medan Komisaris Besar (Kombes) Pol Mardiaz Kusin.

"Silakan tanya sama Kapolres ya," ujarnya.

Tetapi, saat dihubungi berkali-kali, Kapolresta Medan enggan mengangkat telepon. Bahkan, pesan singkat yang dikirimkan ke HP pribadinya juga tidak direspons.

Sementara, kuasa hukum korban, Erwin Lingga mengatakan, apa pun kesimpulan dari proses pemeriksaan dokter forensik tidak akan menghilangkan proses pidana dari pelaku.

"Iya, apa pun kesimpulan dari pemeriksaan dokter forensik itu tidak akan menghentikan proses perkara yang sedang ditangani penyidik Polresta Medan," kata dia.

Dia bahkan menganggap hingga saat ini proses penyelidikan yang dilakukan di Polresta Medan masih terpantau baik.

"Sampai saat ini saya masih percaya dengan apa yang dilakukan oleh penyidik Polresta Medan. Jadi, untuk menindaklanjuti langkah berikutnya, seperti melaporkan penyidik Polresta Medan, akan kita koordinasikan dengan Partai Perindo," ucap dia sembari menyebut ada kecurigaan kematian korban akibat dianiaya karena hasil pemeriksaan dokter forensik ada bekas luka robek pada bagian dahi sebelah kiri.

"Kita berharap yang terbaiklah."

Diberitakan sebelumnya, penyebab kematian Ketua Partai Perindo Medan Johor Gidion Ginting terungkap sudah. Hasil visum et revertum yang dilakukan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan membuktikan ada bentuk kekerasan di tubuh korban sebelum meninggal dunia, pada 18 Desember 2015.
(zik)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
18 menit yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
2 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved