Besok Siang, Lulung Cs Akan Datangi KPK
Selasa, 16 Februari 2016 - 23:04 WIB
Besok Siang, Lulung Cs Akan Datangi KPK
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham 'Lulung' Lunggana mengaku akan mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) besok siang untuk menanyakan kelanjutan kasus dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras.
Kedatangan Haji Lulung untuk menanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"DPRD harusnya hari ini diterima (KPK), tapi jadinya besok datangnya (ke KPK), 50 orang anggota dewan akan kesana, ingin tanya sampai dimana, apakah benar itu kasus Sumber Waras sudah basi," kata Lulung di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2016).
Lulung menyebut pertemuan dengan pihak KPK akan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Lulung berharap KPK bisa segera menindaklanjuti kasus ini. "Saya pengen cepat-cepat dia (Ahok) ditahan gitu, orang sudah cukup buktinya," lanjut Lulung.
Diberitakan sebelumnya, pembelian lahan di RS Sumber Waras ini diduga mengakibatkan kerugian keuangan pemerintah daerah sebesar Rp191 miliar dalam APBD Perubahan DKI Jakarta tahun 2014.
Kedatangan Haji Lulung untuk menanyakan perkembangan kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"DPRD harusnya hari ini diterima (KPK), tapi jadinya besok datangnya (ke KPK), 50 orang anggota dewan akan kesana, ingin tanya sampai dimana, apakah benar itu kasus Sumber Waras sudah basi," kata Lulung di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (16/2/2016).
Lulung menyebut pertemuan dengan pihak KPK akan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Lulung berharap KPK bisa segera menindaklanjuti kasus ini. "Saya pengen cepat-cepat dia (Ahok) ditahan gitu, orang sudah cukup buktinya," lanjut Lulung.
Diberitakan sebelumnya, pembelian lahan di RS Sumber Waras ini diduga mengakibatkan kerugian keuangan pemerintah daerah sebesar Rp191 miliar dalam APBD Perubahan DKI Jakarta tahun 2014.
(ysw)