Warga Protes Pembongkaran Rumah di Pinangsia

Rabu, 10 Februari 2016 - 18:02 WIB
Warga Protes Pembongkaran...
Warga Protes Pembongkaran Rumah di Pinangsia
A A A
JAKARTA - Sejumlah warga melakukan aksi protes ditengah pembongkaran lanjutan puluhan rumah di pinggir kali Ciliwung Kelurahan Pinangsia, Taman Sari Jakarta Barat. Warga protes karena rumah susun yang dijanjikan pemerintah tidak kunjung didapat.

Limah (38) salah seorang korban pembongkaran mengaku kecewa karena rusun yang dijanjikan pemprov tak kunjung didapat.

"Kalau begini ngapain rumah-rumah kita dibongkar. Apalagi sampai sekarang belum dibangun jalan," cetus Limah kepada pejabat pemrov dan pemkot yang datang di kawasan itu, Rabu (10/2/2016).

Warga lainnya, Yunus (48) mengaku sebenarnya beberapa warga pernah mendapatkan jatah rusun. Namun lantaran lokasinya jauh dari Pinangsia, membuat warga menjadi urung menempati unit rusun yang disediakan.

"Kita mah pengennya dekat di (Jakarta) Barat, kalau bisa bangun (rusun) disini saja," tutur Yunus.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Anas Efendi mengatakan pembongkaran yang dilakukan oleh pihaknya hari ini merupakan tindak lanjut dari 114 rumah pada Rabu (27/5/2015) lalu.

"Kami ingin bangun jalan inspeksi mulai dari jalan Kunir hingga tembus ke jalan Mangga Besar," tutur Anas.

Nantinya, paska pembongkaran hari ini, lanjut Anas, pihaknya akan melakukan pembangunan jalan inspeksi di kawasan itu dengan panjang sekitar 1,2 kilometer dengan lebar sepanjang 10 meter, dengan trase sekitar empat meter.

"Tapi kita lakukan secara bertahap, hari ini sampai di RW 06, mungkin Maret akan dilanjutkan di RW 04," tambah Anas.

Mantan walikota Jakarta Selatan inipun tak menampik, sekalipun telah dilakukan sosialisasi, kepada 56 pemilik bangunan, termasuk 36 kepala keluarga yang memilih bertahan di kawasan itu. Namun hingga Selasa (9/2/2016) sore kemarin, puluhan warga itu pun belum meminta hak mereka dalam upaya ganti rugi bangunan, termasuk pengundian dalam rusun.

Karena alasan itulah, Anas mengaku telah memerintahkan kepada camat dan lurah untuk mengajak warga untuk mengikuti aturan yang berlaku, termasuk dipindahkan ke rusun yang disediakan pemprov. "Kalau mereka disini, pembangunan jalan inspeksi akan terhambat," keluhnya.

PILIHAN:

Ibunda Sedih Jessica Disudutkan Dalam Kematian Mirna

Polisi Janji Beberkan Motif Pembunuhan Mirna di Pengadilan
(ysw)
Berita Terkait
Tangis Warga Warnai...
Tangis Warga Warnai Pembongkaran Rumah oleh PT KAI di Bandung
Ganggu Mobilitas ke...
Ganggu Mobilitas ke IKN, Pemerintah Bakal Gusur 29 Rumah Warga Sepaku
Soal Penggusuran Rumah,...
Soal Penggusuran Rumah, Wanda Hamidah Diminta Tidak Bikin Fitnah
Ini Kata Sentul City...
Ini Kata Sentul City Soal Penggusuran Rumah Rocky Gerung
Tangis Ibu Rumah Tangga...
Tangis Ibu Rumah Tangga Pecah Terkena Teror Penggusuran Lahan dan Rumah di Medan
Isak Tangis Warnai Penggusuran...
Isak Tangis Warnai Penggusuran Rumah Warga Imbas Proyek Japek 2
Berita Terkini
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
33 menit yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
9 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
9 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
10 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
10 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved