Gafatar Sempat Ajukan Izin ke Pemkot Depok

Jum'at, 22 Januari 2016 - 08:13 WIB
Gafatar Sempat Ajukan...
Gafatar Sempat Ajukan Izin ke Pemkot Depok
A A A
DEPOK - Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sempat mengajukan perizinan organisasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk mendapatkan izin resmi.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok, Taufan Abdul Fatah mengungkapkan, pada 2015 lalu sekelompok orang yang mengatasnamakan Gafatar pernah meminta pihak Kesbangpol untuk melegalkan keberadaan organisasi tersebut di Kota Depok.

"Sebenarnya pada 2015 lalu pernah ada yang mau menghadap ke kami (Kesbangpol), namun kami tidak terima, itu Gafatar," ujar Taufan di Depok, Kamis (21/1/2016).

Dia menjelaskan, saat itu Kesbangpol langsung berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). "Saran dari kementerian pada saat itu harus diwaspadai, karena itu dianggap menyimpang," paparnya.

Secara resmi, hingga kini kelompok atau organisasi Gafatar tidak tercatat di Pemkot Depok. "Otomatis itu menjadi data dan kajian kami, orangnya kemungkinan masih ada di Depok dan ini kami masih selidiki keberadaannya," jelasnya.

Terkait beredarnya berita warga Depok yang menghilang karena keterlibatannya dalam Gafatar maupun kelompok radikal lainnya, Kesbangpol saat ini tengah melakukan pemantauan. Lebih lanjut, ia mengatakan, saat ini Kesbangpol terus melakukan koordinasi dengan aparat kelurahan, kecamatan, TNI dan Polri tentang indikasi adanya pergerakan terorisme maupun radikalisme.

"Data itu harus valid, kalau memang ada yang hilang siapa pelapornya, kemudian bagaimana kan harus jelas. Sampai saat ini yang lapor ke kantor kami belum ada, kalau ke kepolisian mungkin sudah ada. Kami juga belum bisa bilang ada atau tidak ada, kami harus hati-hati dan cermat melihat persoalan ini. Karena bagaimana pun ini sudah menjadi persoalan nasional bahkan internasional. Sehingga kami tidak asal dalam menyampaikan sesuatu," tegasnya.

PILIHAN:

Ini Awal Mula Mirna, Jessica dan Hani Menjalin Persahabatan
(mhd)
Berita Terkait
Gempar, Pria di Maros...
Gempar, Pria di Maros Minta Izin Presiden Jokowi Buat Aliran Kepercayaan Baru ‘Tilaco’
Antisipasi Munculnya...
Antisipasi Munculnya Aliran Sesat, Kejari Sinjai Gelar Rakor Pakem
PBNU Minta Pemerintah...
PBNU Minta Pemerintah Serius Tangani Aliran Bab Kesucian di Gowa
Korban Tewas Aliran...
Korban Tewas Aliran Sesat Kenya Capai 95 Orang, 8 di Antaranya Anak-anak
Heboh Ada Aliran Almahdi...
Heboh Ada Aliran Almahdi di Lampung Utara, Anggota Wajib Setor Uang Bulanan
3 Film tentang Nabi...
3 Film tentang Nabi Palsu, Nomor 2 Terinspirasi Fenomena Aliran Sesat di Indonesia
Berita Terkini
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
42 menit yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
1 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
2 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
3 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
4 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
4 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved