Warga Diimbau Tak Terprovokasi Pencoretan Tembok Masjid di Yogyakarta

Kamis, 21 Januari 2016 - 08:41 WIB
Warga Diimbau Tak Terprovokasi...
Warga Diimbau Tak Terprovokasi Pencoretan Tembok Masjid di Yogyakarta
A A A
YOGYAKARTA - Aksi Vandalismme atau Corat-coret Dinding yang telah dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab di dalam Tembok Masjid Wiworo Tjipto Gedungkiwo Mantrijeron Yogyakarta memang tidak dibenarkan.

Tindakan tidak bertanggungjawab tersebut sangat sensitif dan dapat menimbulkan gejolak dalam masyrakat.

Direktur PBHI Yogyakarta Adnan Pambudi mengatakan, atas kejadian tersebut PBHI Yogyakarta meminta kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas tindakan corat-coret dalam Tembok Masjid Wiworo Tjipto, Gedongkiwa, Mantrijeron, Yogyakarta secara Tuntas dan Terbuka, jangan sampai hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Misalnya terkait isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan di masyrakat. Atas kejadian tersebut PBHI Yogyakarta mengecam aksi vandalisme yang telah dilakukan orang yang tidak bertanggungjawab tersebut.

"Orang yang telah melakukan tindakan vandalisme tersebut memang bertujuan untuk menebar teror dan menimbulkan gejolak di dalam masyarakat yang belakangan hari ini telah disibukkan dengan berbagai isu termasuk isu terorisme," kata dia, Kamis (21/1/2016).

Menurut Adnan Pambudi, aksi vandalisme yang dilakukan ditempat ibadah seperti masjid maupun tempat ibadah lainnya merupakan perkara yang cukup serius dan harus cepat penanganannya.

Karena kalau tidak ditangani secara cepat bisa jadi masyrakat ketika mendengar isu yang berkembang akan mengambil tindakan yang tidak dibenarkan secara Hukum.

"Makanya dalam proses penyelidikan tersebut, pihak Kepolisian harus dengan penuh kehati-hatian dan cepat mengambil Sikap. Karena kalau tidak akan menjadi fatal. Tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian minimal dapat meredam Isu-isu yang dapat menimbulkan gejolak di masyarakat," timpalnya.

Dimana hal-hal yang tidak diinginkan seperti isu yang dapat menimbulkan perpecahan antar umat beragama dan kelompok masyarakat tidak terjadi.

PBHI Yogyakarta menekankan kepada masyrakat Yogyakarta untuk tenang dan tidak mudah terpengaruh terhadap isu yang berkembang dan selalu waspada agar hal itu tidak terulang kembali.

"Karena Aksi Vandalisme tersebut sebelumnya telah terjadi juga di sebuah Masjid di Jalan Wonosari," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Viral, Aksi Vandalisme...
Viral, Aksi Vandalisme Terekam CCTV di Jaksel
Mural Wajah Khabib Jadi...
Mural Wajah Khabib Jadi Sasaran Aksi Vandalisme
Berantas Vandalisme,...
Berantas Vandalisme, KAI Commuter Wadahi Seniman Dalam Festival Mural
Viral, Aksi Vandalisme...
Viral, Aksi Vandalisme Menuai Kecaman
Aksi Vandalisme Terjadi...
Aksi Vandalisme Terjadi di Kampus Unimen, Rektor Bertindak
Ketum DPP KNPI Tolak...
Ketum DPP KNPI Tolak Aksi Demonstrasi Anarkis dan Vandalisme
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
1 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
2 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
2 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
4 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
5 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
5 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved