Ulama Minta Ahmad Muhazan Dimakamkan di Tanah Sendiri, Bukan di TPU
Rabu, 20 Januari 2016 - 14:18 WIB
Ulama Minta Ahmad Muhazan Dimakamkan di Tanah Sendiri, Bukan di TPU
A
A
A
INDRAMAYU - Meski sudah ada keputusan bahwa jenazah Ahmad Muhazan, pelaku teror kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, boleh dimakamkan di tempat kelahirannya di Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ada permintaan terbaru dari ulama dan tokoh masyarakat setempat.
Mereka meminta agar jenazah Azan dimakamkan di atas tanah sendiri, bukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU). (Baca juga: Jenazah Ahmad Muhazan Boleh Dimakamkan di Desa Kedungwungu).
Rabu (20/1/2016), tokoh ulama Desa Kedungwungu KH Mustofa Abdul Muin meminta kepada keluarga untuk memakamkan jenazah Azan di atas tanah sendiri atau di pemakaman lain di luar blok kelahiran Azan. Hal itu untuk menghindari konflik masyarakat terkait pro dan kontra pemakaman Azan.
Menyikapi permintaan itu, Kepala Desa Kedungwungu Ahmad Fuadi akan segera melakukan berkoordinasi dengan keluarga‎ Ahmad Muhazan untuk mencari solusi pemakaman jenazah Azan di luar TPU blok desa itu. (Baca juga: Alasan Warga Kedungwungu Terima Jenazah Ahmad Muhazan).
Pihak desa pun akan mencarikan tempat pemakaman umum lain jika keluarga Azan tak memiliki tanah untuk tempat peristirahatan terakhir Azan.
Rencanananya, jenazah Ahmad Muhazan tiba pada Kamis (21/1/2016) besok dan akan langsung disemayamkan. Kedatangan jenazah Azan itu akan dijaga ketat 200 personel kepolisian Polres Indramayu.
PILIHAN:
Dramatis, Evakuasi Warga Eks Gafatar di Mempawah
Mereka meminta agar jenazah Azan dimakamkan di atas tanah sendiri, bukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU). (Baca juga: Jenazah Ahmad Muhazan Boleh Dimakamkan di Desa Kedungwungu).
Rabu (20/1/2016), tokoh ulama Desa Kedungwungu KH Mustofa Abdul Muin meminta kepada keluarga untuk memakamkan jenazah Azan di atas tanah sendiri atau di pemakaman lain di luar blok kelahiran Azan. Hal itu untuk menghindari konflik masyarakat terkait pro dan kontra pemakaman Azan.
Menyikapi permintaan itu, Kepala Desa Kedungwungu Ahmad Fuadi akan segera melakukan berkoordinasi dengan keluarga‎ Ahmad Muhazan untuk mencari solusi pemakaman jenazah Azan di luar TPU blok desa itu. (Baca juga: Alasan Warga Kedungwungu Terima Jenazah Ahmad Muhazan).
Pihak desa pun akan mencarikan tempat pemakaman umum lain jika keluarga Azan tak memiliki tanah untuk tempat peristirahatan terakhir Azan.
Rencanananya, jenazah Ahmad Muhazan tiba pada Kamis (21/1/2016) besok dan akan langsung disemayamkan. Kedatangan jenazah Azan itu akan dijaga ketat 200 personel kepolisian Polres Indramayu.
PILIHAN:
Dramatis, Evakuasi Warga Eks Gafatar di Mempawah
(zik)