Pasutri Perekrut Dokter Rica Membisu Ditanya soal Gafatar

Selasa, 19 Januari 2016 - 19:00 WIB
Pasutri Perekrut Dokter...
Pasutri Perekrut Dokter Rica Membisu Ditanya soal Gafatar
A A A
YOGYAKARTA - Penyidik Ditreskrimum Polda DIY sudah menyelesaikan berkas pemeriksaan terhadap pasutri perekrut dokter Rica Tri Handayani, berinisial E dan V. Pemeriksaan seputar kasus yang menjeratnya, yakni tudingan penculikan dan penipuan sesuai tindak pidana yang dilakukan.

"Berkas sudah cukup, perihal tindak pidana," kata Ditreskrimum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi, Selasa (19/1/2016).

Namun, saat penyidik mengembangkan perihal Gafatar, pasutri yang juga masih kerabat dokter Rica itu membisu. Mereka lebih banyak diam saat dicecar pertanyaan mengenai ormas terlarang tersebut.

"Kalau keterlibatan Gafatar, mereka tertutup. Kami paham, itu sah-sah saja mereka tak mau bicara, sangat tertutup sekali," jelasnya.

Polisi terus berupaya menggali informasi soal laporan orang hilang ada kaitannya dengan ormas Gafatar. Menurutnya, sulit untuk menggali informasi keterlibatan dalam ormas tersebut.

"Pergi ke suatu tempat itu boleh-boleh saja, tidak ada larangan. Yang menjadi masalah kepergiannya itu membuat resah keluargnya, karena merasa kehilangan."

"Kami fokus pada unsur pidana. Pencarian orang hilang juga jadi prioritas."

Dokter Rica, kata Hudit, merupakan korban. Dia bersama putranya yang masih balita menjadi korban penculikan, karena tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan suaminya.

Hudit juga mengaku sudah mengirim surat ke Polda Kalimantan Barat. Surat itu berisi daftar nama-nama yang dilaporkan pihak keluarga yang berasal dari Yogyakarta.

Saat ini, sudah ada 79 nama orang hilang yang dilaporkan ke Polda DIY. Nama-nama yang dilaporkan hilang itu ditengarai hijrah ke Kalibar mengikuti ormas Gafatar.

"Masyarakat sana (Kalimantan) kan menentang, sudah didata ada 700 lebih nama."

Dia berharap dari nama-nama itu terdapat sejumlah nama orang hilang yang dilaporkan di Polda DIY. Setelah itu, jika ada yang dicari, untuk segera dipulangkan ke Yogyakarta untuk dimintai keterangan.
(zik)
Berita Terkait
Doa Mencari Orang Hilang...
Doa Mencari Orang Hilang agar Bisa Kembali Lagi
Sepekan Hilang, Kakek...
Sepekan Hilang, Kakek Gesuri Ditemukan Kelaparan di Hutan Enrekang
4 Gadis ABG di Palembang...
4 Gadis ABG di Palembang Hilang Bersamaan, Orang Tua Lapor Polisi
3 Anaknya Hilang saat...
3 Anaknya Hilang saat Pamit Sekolah, Bapak Ini Datangi Polisi
Jalan ke Pegunungan...
Jalan ke Pegunungan Muria, warga Jepara Hilang di Hutan Dukuh Salak
Tiga Hari Tersesat di...
Tiga Hari Tersesat di Gunung Dua Saudara, Pemetik Kelapa Ditemukan Selamat
Berita Terkini
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
41 menit yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
11 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
14 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
15 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
15 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
16 jam yang lalu
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved