2016, Desa di Subang Dikucur Anggaran Minimal Rp1,3 M

Minggu, 03 Januari 2016 - 15:27 WIB
2016, Desa di Subang...
2016, Desa di Subang Dikucur Anggaran Minimal Rp1,3 M
A A A
SUBANG - Anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk desa kembali ditambah signifikan. Mulai 2016 ini, tiap desa di Kabupaten Subang bakal diguyur anggaran minimal Rp1,3 miliar per tahun.

"Tahun ini, seluruh bantuan keuangan untuk desa naik 100%. Sumber bantuannya ada tiga, yakni APBN pusat, APBD provinsi dan pemkab," ujar Bupati Subang, Ojang Sohandi, Minggu (3/1/2016).

Dari APBN pusat, bantuan yang diberikan berupa Dana Desa (DD). Tahun 2015, DD yang dialokasikan untuk Subang sekitar Rp72,7 miliar. Jumlah ini, dipastikan naik 100% di 2016 menjadi Rp145 miliar lebih.

Di 2015, tiap desa menerima jatah DD paling sedikit kisaran Rp300 juta per tahun. Dengan kenaikan 100% di 2016, tiap desa akan mendapat jatah DD minimal hingga Rp600 juta.

Adapun dari APBD Jabar, bantuan yang disalurkan ke desa berupa Alokasi Dana Desa (ADD) dan bantuan provinsi (banprov). Di 2015, ADD yang dialokasikan ke Subang mencapai Rp72 miliar, dimana tiap desa menerima paling sedikit Rp150 jutaan.

Dengan adanya kenaikan 100% di 2016 menjadi Rp144 miliar, kemungkinan tiap desa minimal mendapat Rp300 jutaan. Selain ADD, pemprov juga menggelontorkan bantuan provinsi (banprov) senilai Rp100 juta per desa.

"Jadi, dari pemprov saja, desa ini akan dapat bantuan sedikitnya Rp400 jutaan per tahun," kata Ojang.

Sedangkan dari APBD Subang, bantuan yang rutin diberikan berupa bantuan keuangan untuk desa/kelurahan (BKUD/K). Di 2015, dana BKUD/K yang disalurkan sebesar Rp37,9 miliar, dimana tiap desa/kelurahan rata-rata menerima jatah sekitar Rp150 jutaan.

Dengan kenaikan 100% nilai bantuan di 2016 menjadi Rp75 miliar, tiap desa diperkirakan mendapat paling sedikit Rp300 jutaan per tahun.

Berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan pemkab di beberapa desa, jumlah keseluruhan bantuan pemerintah yang akan diterima tiap desa, minimal sebanyak Rp1,3 miliar.

"Hitungan simulasi kami, Desa Mayangan yang terkecil di Kecamatan Legonkulon saja, itu paling tidak dapat Rp1,2 miliar. Tapi rata-rata, dari tiga sumber bantuan tersebut (pusat, pemprov dan pemkab,red), desa bisa dapat minimal Rp1,3 miliar setahun. (Jumlah,red) Ini bisa nambah besar lagi, jika desa terkait dapat bantuan lain-lain, misalnya aspirasi dewan, dan sebagainya," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Tuntut Cabut PMK 81,...
Tuntut Cabut PMK 81, APDESI Gelar Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Desa Mallari Bone Jadi...
Desa Mallari Bone Jadi Pertama Salurkan BLT Dana Desa di Sulsel
Diduga Korupsi DD dan...
Diduga Korupsi DD dan ADD, Oknum Kades di Lampung Utara Ditahan Polisi
Ratusan Warga Demo Minta...
Ratusan Warga Demo Minta Pemdes Transparan Kelola Dana Desa
Prabowo Singgung Masalah...
Prabowo Singgung Masalah Dana Desa Tak Tersalurkan dengan Baik 1 Dekade Terakhir
Korupsi Dana Desa, Mantan...
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Pedataran Dipenjara 5 Tahun
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved