Sipir Lapas Dapat Tekanan, Diduga Ada Orang Besar Melindungi Napi

Senin, 21 Desember 2015 - 17:23 WIB
Sipir Lapas Dapat Tekanan,...
Sipir Lapas Dapat Tekanan, Diduga Ada Orang Besar Melindungi Napi
A A A
DENPASAR - Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Denpasar (Kalapas Kerobokan), Sunarto Bondan yang baru dimutasi mengakui bahwa petugas Lapas Kerobokan (sipir) mendapatkan tekanan dari organisasi masyarakat yang berkunjung ke dalam penjara tersebut.

Dia mengatakan, penjaga lapas di depan pintu hanya 3 orang, sementara pengunjung sekali kunjungan ada 50 hingga 100 orang. Bahkan pengunjung tersebut tidak mau diperiksa.

"Kami akui petugas kita memang kurang. Dan dia kami rasa mendapatkan tekanan dari pengunjung sehingga mereka tidak bisa memeriksa orang yang membesuk," jelasnya, di Denpasar, Senin (21/12/2015).

Setelah bentrokan yang terjadi didalam Lapas pihak Polda Bali telah melakukan penggeledahan didalam penjara, dan ditemukan ratusan senjata tajam seperti pisau, samurai, tombak bahkan juga ada senjata api. Selain itu juga ada narkoba didalam lapas jenis shabu-shabu, ekstasi, dan ganja.

Sunarto baru menjabat sebagai Lapas Kerobokan sekitar dua bulan, dia mengaku selama menjadi kepala disana pihaknya sudah berusaha membenahi sistem yang ada di dalam lapas.

"Kita tidak bisa membenahi lapas ini seperti membalikkan tangan. Petugas kita tidak berani dengan orang-orang itu (narapidana) mereka punya koneksi yang cukup kuat,"paparnya.

Adanya tekanan bagi pegawai lapas itu juga dibenarkan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kemenkumham Kanwil Bali, Nyoman Putra Surya Atmaja.

"Sekarang gini pegawai kita yang di depan cuma tiga orang, sementara mereka (pengunjung ormas) badannya besar-besar dan bisa jadi mereka waktu itu juga bawa sajam. Ini tidak menutup kemungkinan kalau bisa seperti itu," paparnya.

Dia menerangkan, bahwa senjata tajam atau barang apapun itu bisa masuk para pengunjung ke lapas saat tidak ada kunjungan.

"Sekarang gini pemimpin pemerintahannya saja sudah dipimpin kepala ormas. Makanya lapas bisa jadi seperti ini," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Cegah Bentrok, Bupati...
Cegah Bentrok, Bupati Tapsel Minta Jajarannya Peka Situasi Keamanan
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Polres Tapanuli Selatan...
Polres Tapanuli Selatan Buru Dalang Bentrok Warga dari Dua Desa
Jalinsum Lumpuh 4 Jam...
Jalinsum Lumpuh 4 Jam Akibat Bentrok Warga 2 Desa di Tapanuli Selatan
Hanya karena Anak-anak...
Hanya karena Anak-anak Bermain Pistol, Warga 2 Desa di Tapsel Bentrok
Positif Narkoba 5 Tersangka...
Positif Narkoba 5 Tersangka Bentrok Antar Warga Desa di Tapsel
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
54 menit yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
10 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved