Legowo Kalah, Dimas-Babai Tak Perkarakan Pilkada Depok ke MK

Kamis, 17 Desember 2015 - 15:13 WIB
Legowo Kalah, Dimas-Babai...
Legowo Kalah, Dimas-Babai Tak Perkarakan Pilkada Depok ke MK
A A A
DEPOK - Pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi, calon wali kota dan wakil wali kota Depok mendapatkan suara lebih rendah dibanding rivalnya, Idris Abdul Shomad-Pradi Supriatna. Dari hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), suara Idris-Pradi unggul di 10 kecamatan, sedangkan Dimas-Babai hanya satu kecamatan.

Menanggapi hal itu, Babai mengaku ikhlas dengan hasil yang diperoleh. Kubu nomor urut satu ini mensinyalir tidak akan menggugat pesaingnya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sejauh ini temuan hanya laporan-laporan kecil, pelanggaran administrasi saja. Ini bukan masalah akan melaporkan atau tidak akan ke MK, tetapi persoalan mau atau tidak mau. Faktanya seperti itu, kami akan terima. Kami akan ucapkan selamat jika sudah ada penetapan. Tentu saya tidak dendam atau membuat suasana gaduh," kata Babai kepada wartawan di Depok, Kamis (17/12/2015).

Babai bahkan sudah mundur sebagai Anggota DPRD Depok. Namun ia menegaskan masih mempunyai pengaruh di DPRD dalam setiap kebijakan yang dijalankan Wali kota dan Wakil Wali kota Depok terpilih.

"Tentu tak harus menjadi wakil rakyat. Saya pun masih punya pengaruh, tukang becak pun, warga biasa juga punya pengaruh. Kami tetap akan dukung pemerintahan wali kota dan wakil wali kota terpilih. Ada 28 kursi di Koalisi Dimas Bersatu. Kami putuskan tetap mendukung tetapi jika ada kebijakan menyimpang pasti akan kami kritisi," tukas Babai.

Ketua Tim Pemenangan Dimas-Babai dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrik Tangke Allo juga menegaskan, akan mendukung jalannya pemerintahan. Ketua DPRD Depok itu berjanji tidak akan mencari-cari alasan dalam setiap keputusan di DPRD Depok untuk mengganjal setiap program Pemerintah Kota. Ia juga menegaskan tidak akan menggugat kubu Idris-Pradi.

"Kami tetap jadi alat kontrol bagi pemerintah ke depan, kami lebih dominan ada 28 kursi, sementara kubu Idris-Pradi 22 kursi. Kami akan jadi bagian terdepan untuk kritisi tiap kebijakan yang menyimpang jika sudah melenceng dari amanah. Tentu akan ucapkan selamat saatnya nanti jika secara resmi sudah ditetapkan oleh KPU. Gugatan pun di tengah situasi seperti ini sudah tak signifikan. Kami legowo," tegas Hendrik.

PILIHAN:

Kota Bogor Tak Ramah untuk Pejalan Kaki
(mhd)
Berita Terkait
Hari Ini, KPU Lakukan...
Hari Ini, KPU Lakukan Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota Depok
Dapat No Urut 02, Idris-Imam:...
Dapat No Urut 02, Idris-Imam: Lanjutkan Dua Periode
Pilkada Depok: Idris...
Pilkada Depok: Idris Mengaku Berat Berpisah dengan Pradi
Jalani Tes Kesehatan,...
Jalani Tes Kesehatan, Afifah Sengaja Menginap di Bandung
Begini Teknis Pengundian...
Begini Teknis Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Depok
Ditinggal PAN saat Injury...
Ditinggal PAN saat Injury Time, Idris Optimistis dengan Gerbong PKS dan Koalisi TAS
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
25 menit yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
1 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
2 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved