Saling Lempar Batu, Puluhan Siswa Dicokok Polisi

Jum'at, 11 Desember 2015 - 22:43 WIB
Saling Lempar Batu,...
Saling Lempar Batu, Puluhan Siswa Dicokok Polisi
A A A
CIREBON - Puluhan pelajar SMKN 1 Mundu dan SMKN 1 Cirebon diamankan polisi setelah diduga terlibat tawuran di sekitar Jalan Perjuangan, Kota Cirebon, Jumat (11/12/2105) siang.

Pelajar kedua sekolah itu diketahui saling lempar batu sehingga mengkhawatirkan banyak pengguna jalan. Tak ingin kena batu, mereka pun putar arah menghindari keributan.

Namun, tidak halnya bagi sebuah mobil pikap bernomor polisi E 8202 VK yang dikemudikan Usep (45), warga Kadipaten, Kabupaten Majalengka, yang mengalami pecah kaca bagian depan.

Tak hanya mengenai kaca mobil, salah satu dari sejumlah batu berukuran genggaman tangan orang dewasa yang melayang saat keributan, bahkan mengenai kepala Usep.

Arus lalu lintas di sekitar kejadian pun tersendat. Beruntung, polisi yang baru selesai salat Jumat di Masjid tak jauh dari lokasi, bisa secepatnya meluncur ke arena tawuran. Melihat petugas berwenang datang, para pelajar pun segera mungkin melarikan diri.

Polisi dan pelajar pun sempat saling kejar dan berhasil mengamankan 36 pelajar, masing-masing 31 siswa SMKN 1 Mundu dan lima siswa SMKN 1 Cirebon.

Seorang warga setempat, Ahmad mengatakan, tawuran berawal kala sejumlah siswa SMKN 1 Mundu yang tengah naik bus dari arah Terminal Harjamukti menuju jalan pulang, tiba-tiba diturunkan pengemudi bus di Jalan Brigjen Dharsono, tepatnya di simpang empat Sunyaragi.

"Kemungkinan supir bus takut kendaraannya bakal dilempari karena di sekitar Jalan Perjuangan banyak pelajar lain berkumpul," ungkapnya.

Begitu mereka turun dari bus, siswa dari arah Jalan Perjuangan langsung menyerang mereka. Siswa dari SMK Mundu balas menyerang sehingga terjadi saling lempar batu.

Menurutnya, tawuran antar pelajar tersebut merupakan yang ketiga kalinya pada hari itu di lokasi yang sama.

Tawuran yang pertama terjadi pukul 10.00 WIB tanpa diketahui asal sekolah pelajar yang terlibat, kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, dan ketiga pukul 14.00 WIB."Kawasan Jalan Perjuangan memang langganan tawuran," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Utara Barat (Utbar) Kompol Nana Suryana menyatakan, ke-36 siswa yang diamankan langsung dibawa ke Mapolsekta Utbar guna didata dan dibuatkan surat pernyataan.

Saat digeledah, polisi menemukan banyak batu dari salah satu tas siswa. "Mereka harus menandatangani pernyataan, sebelum kemudian bisa dijemput guru atau orang tua atau walinya untuk pulang," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
TNI-Polri Damaikan Dua...
TNI-Polri Damaikan Dua Kelompok yang Kerap Tawuran di Makassar
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Berita Terkini
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
7 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved