Penyerapan APBD DKI 38 Persen, Program Prioritas Mandek

Jum'at, 11 Desember 2015 - 00:07 WIB
Penyerapan APBD DKI...
Penyerapan APBD DKI 38 Persen, Program Prioritas Mandek
A A A
JAKARTA - Mendekati batas waktu penggunaan anggaran pada 15 Desember mendatang, penyerapan APBD DKI Jakarta 2015 baru mencapai sekitar 38 persen. Program prioritas penanganan banjir dan kemacetan tidak tertangani dengan baik.

Ketua Banggar DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi menyesalkan pengelolaan anggaran 2015 yang berdampak buruk pada pembangunan di Jakarta. "Lihat saja pada hujan yang terjadi beberap waktu lalu, apakah ada perubahan. Macet ya tambah parah,: katanya di gedung DPRD DKI, Kamis (10/12/2015).

Menurutnya, penyerapan anggaran yang baru mencapai 38 persen atau Rp25 triliun dari alokasi Rp69,8 triliun itu hanyalah penyerapan belanja tidak langsung seperti gaji pegawai, alat tulis kantor dan sebagainya.

Pras menegaskan, banyak kegiatan belanja langsung seperti rehab sekolah, penanganan macet, dan pengendalian banjir tidak terealisasi.

"Birokrasi di DKI ini begitu parah, kita bisa lihat pada penyusunan anggaran 2016 dimana ada anggaran tanpa kegiatan Rp 1,8 Triliun. Setelah disisir, ada lagi Rp 700 Miliar," tegasnya.

Kendati demikian, Politisi PDIP itu optimis jika rendahnya penyerapan anggaran 2015 tidak akan terulang kembali pada 2016. Sebab, kata dia, pada KUA-PPAS 2016, Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah membahasnya secara detail hingga satuan ketiga.

Bahkan, kata Pras, dalam pelaksanaan kegiatan anggaran 2016 nanti, DPRD sebagai pengawas pastinya akan mengawal secara ketat. ‎Selain itu, dia pun menjamin pengesahan APBD 2016 akan berjalan sesuai jadwal, yakni 22 Desember mendatang.

"KUA-PPAS kali ini sudah seperti Rancangan APBD. Jadi kalau sudah disahkan tidak perlu dibahas panjang. Kami minta Gubernur terus bertindak tegas terhdap pejabatnya. Kami juga berharap kedepan, pengguna anggaran jangan mengusulkan secara gelondongan. TAPD harus seleksi betul," pungkasnya.

PILIHAN:

Ini Kronologi Driver Go-Jek Ditikam di Sunter Mall

Masukkan Anggaran Siluman Rp700 M, Ahok: Berani Banget!
(ysw)
Berita Terkait
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
KUPA PPAS APBD DKI 2021...
KUPA PPAS APBD DKI 2021 Disepakati Rp79,52 Triliun
Pemprov DKI Ajukan Ajukan...
Pemprov DKI Ajukan Ajukan KUA-PPAS APBD 2023 Sebesar Rp85,57 Triliun
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
8 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved