Sebulan Buron, Perenggut Tiga Nyawa Tewas Ditembak Aparat

Minggu, 06 Desember 2015 - 18:43 WIB
Sebulan Buron, Perenggut...
Sebulan Buron, Perenggut Tiga Nyawa Tewas Ditembak Aparat
A A A
SUNGGUMINASA - Charles alias Calle (40) tersangka kasus pembunuhan tiga orang dengan cara membakar rumah korbanya di Desa Batumalonro, Kecamatan Biringbulu Oktober 20154 lalu berhasil diringkus aparat.

Tersangka yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) itu terpaksa dihadiahi timah panas di kaki kanan karena mencoba kabur. Meski polisi sempat membawanya ke rumah sakit usai penembakan, namun nyawa tersangka tak tertolong.

Penangkapan tersangka dilakukan anggota Resmob Polres Gowa di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur dibantu kepolisian setempat. Setelah melakukan aksi kejinya, Calle langsung melarikan diri dan sempat beberapa kali berpindah tempat selama lebih dari sebulan.

Terakhir posisi warga Kampung Bayang-Bayang, Desa Pa'paluang, Kecamatan Bangkala Barat, Jeneponto itu diketahui bersembunyi di Wotu. Tidak mau kembali kehilangan jejak, sejumlah anggota Resmob melalukan pengejaran dan berhasil meringkus tersangka.

Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gow AKP Muh Yunus Saputra, penangkapan itu dilakukan saat Calle kembali berniat berpindah tempat ke Malili, Luwu Timur dengan mengendarai bus.

Saat anggota resmob menghentikan bus yang ditumpangi, Calle langsung melompat keluar dan sempat menghunuskan badik ke arah petugas kemudian lari ke arah kebun sawit.

"Yang bersangkutan lompat keluar dan menghunuskan badik ke arah petugas lalu lari ke arah kebun sawit, tim berusaha mengejar lalu diberi tembakan peringatan tiga kali, tidak dihiraukan maka ditembak ke arah kaki," jelas Yunus saat dikonfirmasi.

Setelah berhasil diringkus, Calle langsung dilarikan ke RS Bhayangkara, Makassar untuk mendapat penanganan medis. Namun karena pendarahan hebat yang dialami, tersangka tewas lantaran kehabisan darah.

Jenazah lemudian dijemput kerabat yakni Tajuddin Dg Ngalli dan Anwar Sibali kemudian dibawa ke rumah duka. Menurut Tajuddin Dg Ngalli, keluarga telah mengikhlaskan menerima dengan lapang dada dan berharap setelah kejadian ini kedua pihak bisa saling berdamai serta melupakan permasalahan yang dibuat Calle.

Sebelumnya pada 21 Oktober lalu, Calle membakar rumah warga diduga karena dendam. Akibat perbuatannya itu, tiga orang terpanggang dalam rumah yakni Sohoria Daeng Inga (55), Akwan bocah dan nenek 85 tahun Paku Daeng Lebo.
(nag)
Berita Terkait
Polisi Tangkap 27 Pelaku...
Polisi Tangkap 27 Pelaku Kejahatan Jalanan di Denpasar, 3 Ditembak
Bayangan Malaikat Maut...
Bayangan Malaikat Maut Tertangkap CCTV Sebelum Penjahat Mati Ditembak?
Komplotan Penjahat Ganjal...
Komplotan Penjahat Ganjal ATM Digulung Polrestabes Bandung, 2 Pelaku Ditembak
2 Hari Menjabat, Kapolsek...
2 Hari Menjabat, Kapolsek Kuta Bali Tembak Maling Spesialis Kos
Curi TV untuk Beli Sabu,...
Curi TV untuk Beli Sabu, Penjahat Kota Medan Ditembak Polisi
Polisi Tembak Mati Jambret...
Polisi Tembak Mati Jambret Depan Ucok Durian Medan
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
55 menit yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
2 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
4 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
4 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
4 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
5 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved