Rusuh Tambang Tumpang Pitu, Polda Jatim Terjunkan Propam

Jum'at, 27 November 2015 - 14:17 WIB
Rusuh Tambang Tumpang...
Rusuh Tambang Tumpang Pitu, Polda Jatim Terjunkan Propam
A A A
SURABAYA - Polda Jatim menerjunkan tim Labfor dan Propam pascakerusuhan di Kawasan Tambang Emas Tumpang Pitu, Pesanggaran, Banguwangi. Hari ini, tim tersebut sudah berada di lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kondisi lokasi saat ini sudah dipasangai police line.

"Tim dari Polda sudah berada di lokasi untuk menggali kronologis kerusuhan. Tim Labfor juga sedang melakukan olah TKP," kata Argo, Jumat (27/11/2015).

Sedangkan tim dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) diterjunkan ke lokasi untuk menyelidikkan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota saat pengamanan demo anti tambang tersebut.

Sedangkan terkiat jumlah korban dalam kerusuhan tersebut, Polisi berbeda dengan versi yang disampaikan oleh Komisi Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) Surabaya. Versi Polisi korban berjumlah empat orang yakni dua orang dari warga dan dua orang dari kepolisian.

Meski demikian, pihaknya masih akan melakukan penyelidikkan terkait informasi yang dari KontraS Surabaya yang menyebut ada lima orang. Termasuk mencari tahu penyebab kerusuhan tersebut. "Itu masih diselidiki," kata Argo.

Argo menambahkan, informasi sementara yang diperoleh, polisi di lapangan baru melakukan tembakkan peringatan ketika pendemo terlihat beringas dengan melakukan pembakaran dan melempari petugas dengan batu.

Seperti diberitakan sebelumnya, kerusuhan tambang emas terjadi di lokasi tambang Gunung Tumpang Pitu, kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banguwangi, sekitar 40 Kilometer dari obyek wisata Pulau Merah, Rabu (25/11/2015).

Massa menolak aktivitas tambang yang dikelola oleh PT Bumi Suksesindo (BSI). Warga terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang mengamankan aksi demo.
(nag)
Berita Terkait
Mengintip Aktivitas...
Mengintip Aktivitas Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi
38 Ton Emas Ditemukan...
38 Ton Emas Ditemukan di Tambang Bayannuur, Mongolia
Kecelakaan Tambang Emas...
Kecelakaan Tambang Emas di Zimbabwe, 13 Penambang Tewas dan 34 Orang Masih Terjebak
Polisi Tetapkan Empat...
Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Banyumas
Gerebek Tambang Emas...
Gerebek Tambang Emas Ilegal, Polres Muratara Tangkap 3 Pelaku Penambang Liar
20 Tambang Emas Terbesar...
20 Tambang Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Masuk Tiga Teratas
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved