DPRD Nilai Satpol PP Bandung Lamban Tutup Karaoke Striptis

Minggu, 08 November 2015 - 00:05 WIB
DPRD Nilai Satpol PP...
DPRD Nilai Satpol PP Bandung Lamban Tutup Karaoke Striptis
A A A
BANDUNG - DPRD Kota Bandung menilai Satpol PP Kota Bandung dinilai lamban dalam menindaklanjuti pelanggaran perda pada kasus operasional Karaoke DAM. Karena dengan adanya bukti-bukti di lapangan yang diduga mengelar tarian striptis seharusnya Satpol PP sudah bisa melakukan penyegelan usaha hiburan tersebut.

"Seharusnya sudah tak perlu lagi minta intruksi pak wali, itu kan sudah jelas ada fakta pelanggaran di lapangan. Urusan pak wali juga kan banyak," tutur Ade, Sabtu (7/11/2015).

Dia menambahkan tindakan tegas dalam pelanggaran tersebut tetap diperlukan, terlebih untuk menunjukan wibawa Satpol PP sebagai penegak perda.

Meski begitu, dia juga tetap merespon positif langkah Kang Emil untuk mengoreksi lebih lanjut prosedur pencabutan izin usaha tersebut. "Proses hukum harus terus berjalan, baik dalam ranah pidana maupun pelanggaran perda," tuturnya.

Sementara itu Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengaku akan melakukan pemeriksaan ulang dalam prosedur pencabutan izin usaha tersebut.

"Soal itu, nanti Saya akan rapatkan. Bukan hanya main tutup aja, tapi prosedurnya pencabutan izinnya sudah dilakukan apa belum," tutur lelaki yang akrab disapa Kang Emil itu.

Dia menegaskan, bila surat izinnya sudah benar-benar dicabut, Satpol PP tentu akan langsung bertindak di lapangan.

Untuk itu, karena pihaknya belum mendapatkan kepastian pasti tentang pencabutan izin usaha hiburan tersebut, Kang Emil mengaku belum bisa memerintahkan Satpol PP untuk melakukan penutupan.

"Saya mau cek ke Pak Ema (Kepala BPPT) gimana proses pencabutannya, saya akan rapatkan dulu," tuturnya.

Seperti diketahui, mencuatnya kasus Karaoke DAM bermula dari adanya laporan pihak kepolisian kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melalui surat tertanggal 22 Oktober 2015. Temuan itu ternyata juga menjadi kunci pembuka sejumlah pelanggaran perda yang dilakukan usaha hiburan tersebut.
(sms)
Berita Terkait
Gus Sofwan Kecam Maraknya...
Gus Sofwan Kecam Maraknya Kasus Guru Lakukan Perbuatan Asusila dan Amoral
Ketua KPU Hasyim Asyari...
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Perbuatan Asusila
Polri Periksa 3 HP Milik...
Polri Periksa 3 HP Milik Eks Kapolres Ngada yang Rekam Perbuatan Asusila
Jurus Ampuh Dukun Cabul...
Jurus Ampuh Dukun Cabul di Lampung hingga Leluasa Cabuli 3 Tetangganya
Bareskrim Tangkap 3...
Bareskrim Tangkap 3 Predator Asusila Anak, Perbuatan Direkam Lalu Diperjualbelikan
Bejat! Pria Ini Seret...
Bejat! Pria Ini Seret dan Cabuli Anak di Bawah Umur saat Sholat di Masjid
Berita Terkini
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
10 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
3 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved