Iming-imingi Kerja di Korsel, Dewi Perdaya Belasan Pemuda
Rabu, 04 November 2015 - 13:52 WIB
Iming-imingi Kerja di Korsel, Dewi Perdaya Belasan Pemuda
A
A
A
JAKARTA - Dengan janji akan diberangkatkan kerja ke Korea Selatan, belasan pemuda tertipu hingga puluhan juta. Pelaku ditangkap setelah salah satu korbannya melapor karena tak juga diberangkatkan kendati sudah menyetor uang Rp30 juta.
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti mengatakan, pihaknya menerima laporan korban bernama Eko Priyono yang kena tipu Dewi Mulyati.
“Korban dijanjikan pekerjaan di Korea Selatan dengan gaji antara Rp 16 juta sampai Rp 20 juta. Proses hanya dua minggu dapat segera berangkat ke Korea,” ujarnya pada wartawan, Rabu (4/11/2015).
Lantas, kata Khrisna, pelapor dan juga 12 korban lainnya yang tertarik pun diminta menyerahkan uang secara bertahap untuk pengurusannya.
Pertama melalui N di Malang, Jatim sebesar Rp5 juta, kedua melalui langsung ke Dewi Mulyati di Ciawi, Bogor sebesar Rp15 juta pada 11 Agustus 2015.
Serta penyerahan uang lainnya di Menara Hijau, Jakarta Selatan senilai Rp10 juta pada 6 Oktober 2015. Total uang yang ditransfer sebesar Rp30 juta.
Namun, setelah ditunggu-tunggu, pekerjaan yang dijanjikan pada korban pun tak kunjung ada.
“Sampai saat ini belum ada pemberangkatan sesuai yang dijanjikan karena memang fiktif. Seluruh korban ada 13 orang dan (pelaku) sudah diamankan,” tutupnya.
PILIHAN:
Pengamat: Ahok Panik BPK Temukan Kasus Sumber Waras
Oknum Anggota Kostrad Tembak Mati Pengendara Motor di Cibinong
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti mengatakan, pihaknya menerima laporan korban bernama Eko Priyono yang kena tipu Dewi Mulyati.
“Korban dijanjikan pekerjaan di Korea Selatan dengan gaji antara Rp 16 juta sampai Rp 20 juta. Proses hanya dua minggu dapat segera berangkat ke Korea,” ujarnya pada wartawan, Rabu (4/11/2015).
Lantas, kata Khrisna, pelapor dan juga 12 korban lainnya yang tertarik pun diminta menyerahkan uang secara bertahap untuk pengurusannya.
Pertama melalui N di Malang, Jatim sebesar Rp5 juta, kedua melalui langsung ke Dewi Mulyati di Ciawi, Bogor sebesar Rp15 juta pada 11 Agustus 2015.
Serta penyerahan uang lainnya di Menara Hijau, Jakarta Selatan senilai Rp10 juta pada 6 Oktober 2015. Total uang yang ditransfer sebesar Rp30 juta.
Namun, setelah ditunggu-tunggu, pekerjaan yang dijanjikan pada korban pun tak kunjung ada.
“Sampai saat ini belum ada pemberangkatan sesuai yang dijanjikan karena memang fiktif. Seluruh korban ada 13 orang dan (pelaku) sudah diamankan,” tutupnya.
PILIHAN:
Pengamat: Ahok Panik BPK Temukan Kasus Sumber Waras
Oknum Anggota Kostrad Tembak Mati Pengendara Motor di Cibinong
(ysw)