Kisah Nenek Onah Merawat Cucunya yang Lumpuh

Rabu, 28 Oktober 2015 - 15:02 WIB
Kisah Nenek Onah Merawat...
Kisah Nenek Onah Merawat Cucunya yang Lumpuh
A A A
BANDUNG - Seorang nenek di Bandung, Jawa Barat, Onah (77), merawat cucunya, Firni (4) yang lumpuh dan tak bisa berkomunikasi. Seperti apa kisahnya?

Sejak tahun 80-an, Onah tinggal di sebuah gubuk di Blok Tempe, RT 02/ RW 01, Kelurahan Babakan Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung. Gubuk yang dibangun dengan bilik berukuran 2x2 meter itu ditempatinya bersama anak angkat dankeluarganya.

Sayangnya, anak angkat Onah, Asep (28) dan istrinya Icca (23) kerap meninggalkan Onah bersama anak mereka, Firni di dalam gubuk tanpa meninggalkan apa pun. Onah yang sudah renta dan berjalan tertatih pun harus mengurus cucu semata wayangnya yang hingga kini lumpuh dan tak mampu berkomunikasi.

Di dalam gubuk kecil itu terdapat beberapa kasur tipis yang rata-rata sudah robek yang ia tumpuk agar terasa lebih nyaman untuk tidur. Di ruangan itulah, Onah bersama tiga orang lainnya tidur.

Kondisinya sangat berantakan. Di sisi bagian dalam, ada jemuran pakaian. Selain itu, tak ada lemari di ruangan itu pun membuat pakaian-pakaian nampak bertumpuk dan tercecer di mana-mana. Sampai-sampai, lubang bilik yang bolong pun digunakan untuk menggantung baju.

Selain untuk tidur, di ruangan itu pula Onah melakukan berbagai aktivitas dari mulai makan bahkan hingga memasak. Saat membuka pintu, di belakang pintu terdapat sebuah kompor minyak kecil dan beberapa tumpukan piring. Onah mengaku kalau ada bahan masakan ia memasak di dalam ruangan itu.

"Emak mah sudah dari dulu tinggal di sini. Gak punya anak, tapi ngangkat anak kakak yang kebetulan orangtuanya meninggal, namanya Asep. Udah dari bayi," tuturnya terbata-bata.

Di tengah keterbatasan pun, Onah tak hentinya mengurus cucunya, Firni. Menurutnya, bapak dan ibunya Firni selalu pergi sejak pagi buta hingga tengah malam. Bahkan, pertumbuhan Firni jauh dari normal anak seusianya. Ia hanya tergeletak tak berdaya dan tak mampu bicara.

"Emak pengen lihat cucu emak lari-lari kayak anak lain. Pengen bisa ketawa dan ngobrol. Cuma Firni duduk aja gak bisa. Emak cuma bisa nyuapin makan aja," ujarnya sambil menerawang.

Ketua RW 01, tempat Onah tinggal, Dedih Hermawan menyebutkan, dahulu suami Onah adalah tukang becak. Onah tinggal bersama anak angkatnya yang bekerja serabutan. "Sering ditinggal anaknya, kalau sehari-hari warga sini juga sering mengirim makanan," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bandung Andri Mochamad sudah berkomunikasi dengan kedua orangtua Firni, agar memperbolehkan Firni dan Emak Onah dievakuasi ke tempat yang lebih layak.

"Awalnya orangtuanya tidak memperbolehkan. Alasannya pun tidak jelas. Namun kami ingatkan jika tidak diperbolehkan, maka kami bisa saja pidanakan. Ini sudah melanggar hak anak yang jelas aturannya ada di UU Perlindungan Anak."
(zik)
Berita Terkait
Orang Tua Tak Mampu...
Orang Tua Tak Mampu Beli Susu, Balita di Aceh Alami Gizi Buruk
Derita Gizi Buruk Sejak...
Derita Gizi Buruk Sejak Umur 5 Bulan, BB Iqbal Kini Hanya 12 Kg di Umur 19 Tahun
Miris Bocah 3 Tahun...
Miris Bocah 3 Tahun di Sukabumi Ini Alami Gizi Buruk, ke Mana Bupati?
Miris, Bocah 8 Tahun...
Miris, Bocah 8 Tahun di Cianjur Alami Gizi Buruk dengan Berat Badan Hanya 10 Kg
Sempat Menolak Anaknya...
Sempat Menolak Anaknya Dirawat di RS, Kini Balita Penderita Gizi Buruk Asal Pidie Jaya Mulai Ditangani di RSUDZA
Wabah Gizi Buruk Ancam...
Wabah Gizi Buruk Ancam Anak-anak Yaman
Berita Terkini
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
42 menit yang lalu
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
58 menit yang lalu
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
2 jam yang lalu
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
2 jam yang lalu
CFIRST Sayangkan Langkah...
CFIRST Sayangkan Langkah JPU Ajukan Banding dalam Kasus Dedi Saputra
2 jam yang lalu
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved