Konflik Tanah

Konflik Tanah, Puluhan Preman Diterjunkan Takuti Warga Wonodadi

loading...
Konflik Tanah, Puluhan Preman Diterjunkan Takuti Warga Wonodadi
Konflik Tanah, Puluhan Preman Diterjunkan Takuti Warga Wonodadi
KUBU RAYA - Sekitar 300 warga yang ada di Jalan Wonodadi II, Gang Permata, Desa Arang Limbung, Kubu Raya, merasa gerah dengan aksi seorang mafia tanah Amir Abas Mansur yang telah merampas tanah mereka.

Warga sekitar merasa tidak aman dalam mencari nafkah di lahannnya sendiri karena Amir telah mendatangkan eksavator untuk merusak tanaman mereka.

Tidak hanya itu saja, Amir yang dikenal warga setempat sebagai mafia tanah telah menerjunkan puluhan preman yang sengaja dibayar untuk mengancam warga yang notebane sebagai pemilik sah lahan tersebut.

Cerita lahan yang dipermasalahkan tersebut berawal pada tahun 1995 yang mana pada saat itu Amir mengajak orang-orang dari Sambas untuk menggarap lahan yang pada saat itu berstatus hutan negara.



Amir juga telah menjanjikan kepada orang-orang pendatang tersebut untuk menggarapnya dan besaran lahan yang digarap akan dibagi dua dengan yang menggarap dan Pak Amir.

Namun setelah lahan itu berhasil digarap oleh orang-orang yang didatangkannya, ternyata Amir mengingkari janjinya dengan mengatakan kepada warga bahwa di lahan tersebut tidak ada lahan warga.

Amir sempat menghilang dan kembali lagi dengan membawa orang-orang lain untuk menggarap lahan yang sebelumnya telah digarap. Seiring waktu berjalan warga yang merasa telah memiliki lahan mengantongi sertifikat.



Namun begitu, masih ada juga tanah itu yang masih berstatus SPT, dan tanpa ada surat-surat tanah Pak Amir menggarap lahan-lahan milik warga tersebut.
halaman ke-1 dari 3
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top