Darurat Kekerasan Anak, Komnas PA: Ibu Negara Kemana?

Selasa, 06 Oktober 2015 - 09:07 WIB
Darurat Kekerasan Anak,...
Darurat Kekerasan Anak, Komnas PA: Ibu Negara Kemana?
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mempertanyakan kehadiran Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) dalam kasus yang menimpa anak-anak Indonesia. Karena, ibu negara adalah simbol perlawanan dalam kasus tersebut.

"Ibu negara belum tampil, belum bicara fakta mengenai kasus kekerasan pada anak Indonesia. Meskipun ada Kementerian PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), namun ibu negara sebagai simbol perlawanan terhadap kasus kekerasan pada anak," terang Arist di Jakarta.

Arist melanjutkan, Ibu negara mestinya turut hadir saat kasus tersebut bergulir. Bisa menjadi simbol secara fisik, agar mampu menjadi pelindung anak Indonesia.

Arist juga mencontohkan beberapa kasus seperti Angeline, yang seolah ibu negara alpa terhadap kasus pembunuhan bocah itu.

"Ibu negara diharapkan bisa memutus mata rantai kasus kekerasan yang terjadi pada anak," lanjutnya.

Ibu negara saat ini dikatakan Arist jangan hanya berdiam di Istana. Namun harus ikut memerangi kasus tersebut.

"Jangan cuma di Istana saja, perangi kekerasan yang terjadi pada anak. Indonesia belum hebat kalau belum memutus mata rantai kasus-kasus kekerasa pada anak," pungkasnya.

PILIHAN:

Sebelum Dibunuh, Ini Ucapan Terakhir PNF


Komnas PA: Kemungkinan Tak Hanya PNF Jadi Korban

Margareta Jadi Tersangka Pembunuhan Angeline
(mhd)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
2 jam yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
4 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
7 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
9 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved