Foto Tanpa Busana Siswi SMP Hebohkan Bukittinggi
Sabtu, 26 September 2015 - 11:15 WIB
Foto Tanpa Busana Siswi SMP Hebohkan Bukittinggi
A
A
A
BUKITTINGGI - Seorang siswi kelas 1 SMP berinisial Ss di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat nekat memasang foto diri bertelanjang dada (tanpa busana) di media sosial. Ironisnya foto dengan ekspresi tanpa dosa ini juga diikuti dengan status yang merasa tak bersalah.
Aksi pelajar berusia belasan ini membuat heboh karena hanya dalam hitungan jam foto telanjang dada dengan ekspresi tak berdosa ini pun langsung beredar luas di ponsel warga.
Ketua Komisi II DPRD Bukittinggi Rismaidi TK Bagindo menyebutkan, meskipun aksi pelajar ini merupakan akibat kurangnya kontrol dari keluarga dan lingkungan.
Namun kebebasan berekspresi di media sosial yang ditunjukkan pelajar ini harus ditindaklanjuti oleh dinas pendidikan setempat.
“Pelaku sekaligus korban harus diberi efek jera sehingga tidak terjadi lagi pada pelajar lain, “ kata Rismaidi, Sabtu (26/9/2015).
Anggota dewan yang membidangi pengawasan pendidikan di kota ini awalnya mengaku tidak percaya ada seorang pelajar kelas 1 SMP yang masih berusia belasan namun memiliki bagian tubuh seperti wanita yang sudah bersuami.
Tapi dari keterangan beberapa pelajar dan pihak sekolah Rismaidi memastikan foto yang beredar merupakan foto asli yang diambil di sebuah kamar di dalam rumah.
Namun Rismaidi mengingatkan masa depan korban masih panjang, sehingga pihak keluarga korban dan dinas pendidikan diminta untuk berhati-hati saat menangani kasus asusila yang melibatkan pelajar di bawah umur ini.
Aksi pelajar berusia belasan ini membuat heboh karena hanya dalam hitungan jam foto telanjang dada dengan ekspresi tak berdosa ini pun langsung beredar luas di ponsel warga.
Ketua Komisi II DPRD Bukittinggi Rismaidi TK Bagindo menyebutkan, meskipun aksi pelajar ini merupakan akibat kurangnya kontrol dari keluarga dan lingkungan.
Namun kebebasan berekspresi di media sosial yang ditunjukkan pelajar ini harus ditindaklanjuti oleh dinas pendidikan setempat.
“Pelaku sekaligus korban harus diberi efek jera sehingga tidak terjadi lagi pada pelajar lain, “ kata Rismaidi, Sabtu (26/9/2015).
Anggota dewan yang membidangi pengawasan pendidikan di kota ini awalnya mengaku tidak percaya ada seorang pelajar kelas 1 SMP yang masih berusia belasan namun memiliki bagian tubuh seperti wanita yang sudah bersuami.
Tapi dari keterangan beberapa pelajar dan pihak sekolah Rismaidi memastikan foto yang beredar merupakan foto asli yang diambil di sebuah kamar di dalam rumah.
Namun Rismaidi mengingatkan masa depan korban masih panjang, sehingga pihak keluarga korban dan dinas pendidikan diminta untuk berhati-hati saat menangani kasus asusila yang melibatkan pelajar di bawah umur ini.
(sms)