Angkot Ugal-ugalan, Pengawasan Dishub DKI Dinilai Lemah

Selasa, 22 September 2015 - 05:11 WIB
Angkot Ugal-ugalan,...
Angkot Ugal-ugalan, Pengawasan Dishub DKI Dinilai Lemah
A A A
JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dinilai lemah dalam pengawasan terhadap sejumlah angkutan umum yang melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya. Tak hanya membahayakan penumpang, aksi ugal-ugalan tersebut juga membahayakan pengguna jalan lainnya.

Pengamat transportasi dari Forum warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan mengatakan, kinerja Dishub DKI tidak maksimal. Apalagi, sambung dia, aksi ugal-ugalan yang belum lama ini terjadi hingga menelan pasangan suami istri (pasutri) meninggak dan anaknya kritis.

"Itu contoh lemahnya pengawasan dari Dishub DKI. Seharusnya mereka rutin merazia angkutan umum atau sopir yang ugal-ugalan," kata Azas ketika dihubungi Sindonews, Senin 21 September 2015.

Azas pun menceritakan, saat dirinya menjadi korban dari aksi nekat sopir tembak yang terjadi pada beberapa waktu lalu. Saat dirinya tengah menyupir mobil di Jalan Utan Kayu, tiba-tiba dari belakang Mikrolet M 21 menabrak bagian belakang mobilnya hingga rusak.

Saat diminta menunjukkan surat-surat seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), sopir itu tidak dapat menunjukkannya.

"Sopirnya itu ABG baru dapet KTP. Ugal-ugalan nyetirnya, mobil saya bagian belakang jadi rusak parah. Harusnya pihak Dishub kan yang melakukan pengawasan masalah begini," keluhnya.

Azas menambahkan, lemahnya pengawasan dari Dishub ini terjadi paling parah saat akhir pekan. Dimana para sopir tembak sengaja memanfaatkan waktu libur para aparat.

"Kasus kayak begini paling banyak pas weekend. Mereka dengan sengaja ugal-ugalan, dan melakukan tindakan tidak disiplin di saat petugas Dishub sedang libur," tuturnya.

PILIHAN:

Baru Datang, Anak Pertama Korban Maut Kopaja Histeris


Hantam Ibu Hamil, Rem Kopaja Keganjal Botol Air Mineral
(mhd)
Berita Terkait
4 Orang Meninggal Tiap...
4 Orang Meninggal Tiap Jam karena Kecelakaan, Aspek Keselamatan Harus Ditingkatkan
Tabrakan Maut Angkutan...
Tabrakan Maut Angkutan Umum Hantam Sepeda Motor, 2 Tewas Mengenaskan
Perlu Ada Jenis Sanksi...
Perlu Ada Jenis Sanksi Baru untuk Tekan Kecelakaan Truk
Angkot Seruduk Toko...
Angkot Seruduk Toko Kasur di Pasar Rebo, Pemilik: Rugi Banyak
Bus Angkutan Umum Tabrak...
Bus Angkutan Umum Tabrak Pikap di Jalinsum Pematangsiantar-Medan, 6 Orang Terluka
Ajaib! Ibu dan 3 Balita...
Ajaib! Ibu dan 3 Balita Selamat saat Angkutan Umum yang Ditumpangi Terbalik Akibat Tabrakan Maut
Berita Terkini
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
2 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
3 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
4 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
4 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
4 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved