Tim Arkeologi Unpad Temukan Altar Raja Galuh

Senin, 14 September 2015 - 06:59 WIB
Tim Arkeologi Unpad...
Tim Arkeologi Unpad Temukan Altar Raja Galuh
A A A
CIAMIS - Tim arkeologi dan mahasiswa dari Universitas Padjadjaran (Unpad) tengah menelusuri keberadaan Keraton Suryawisesa di Astana Gede, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Saat ini, tim sedang meneliti batu yang diprediksi altar dan punden berundak.

Penemuan pertama atau sektor satu berada kurang lebih 20 meter dari pintu masuk Astena Gede, di sana terdapat susunan batu yang rapi, kemudian menyerupai altar karena ada tempat yang seperti untuk pemujaan.

Di kawasan itu juga terdapat susunan batu yang pada masanya merupakan benteng yang membatasi altar dengan wilyah lain.

Arkeolog utama Bandung Lutfi Yondri menjelaskan, pada masa terdahulu jika terdapat altar atau tempat pemujaan, maka di situ merupakaan alun-alun sebuah kerajaan.

"Ditambah lagi, di situ ada susunan batu yang menyerupai lantai yang menghadap kepada susunan batu mirip anak tangga. Kami menemukan ini pada kedalaman kurang lebih 30 cm," katanya, kepada wartawan, Minggu (13/9/2105).

Saat ini, pihaknya baru bisa memprediksi luas temuannya selebar enam meter persegi. Namun, dia merasa yakin jika altar yang ditemukannya itu memiliki luas dari yang telah ditemukannya saat ini.

"Kami juga menemukan pecahan keramik yang diprediksi untuk menyimpan persembahan yang disimpan di altar tersebut. Dengan adanya temuan ini, kami menyakini jika tempat ini merupakan altar tempat persembahan," bebernya.

Di sisi lain, pihaknya menemukan punden berundak yang berada tepat di atas Cikawali. Di sini, pihaknya baru menemukan dua undakan di kedalaman kurang lebih 20 centimeter sampai 25 cetimeter.

Aerkeolog Bandung Etty Saringendyanti menambahkan, pihaknya menyakini punden berundak itu adalah Sunialaya seperti yang diceritakan dalam sejarah.

"Punden berundak ini pada zamannya adalah tempat untuk bersemedi atau mensunyikan diri, karena dalam bahasa Sunda kuno Suni itu artinya adalah hening," katanya.

Dia melanjutkan, untuk menelusuri jejak Keraton Suryawisesa memang harus membongkar beberapa fasilitas Astana Gede yang sudah ada. Akan tetapi pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan mendapat respon positif.

"Untuk ekskavasi kali ini, kami akan berada di sini hingga lima hari kedepan. Setelah itu dilanjutkan pada Oktober 2015 mendatang," ucapnya.

Dalam melakukan ekskavasi, dia mengaku menemukan kendala dalam melakukan penggalian tanah. Musim panas membuat permukaan tanah menjadi sangat keras hingga menyulitkan penggalian. Kendala lainnya adalah waktu.

"Kami membagi ekskavasi ini ke dalam kebeberapa tahap. Target kami adalah menemukan keraton atau tempat tinggal Raja Galuh pada waktu itu, karena hingga saat ini belum bisa dibuktikan dengan adanya bukti ditempat," tutur Etty.

Dari Infomasi yang infomasi yang dihimpun eskavasi ini merupakan program dari Universitas Padjadjaran yang dipimpin oleh Nina Lubis. Berawal dari program ini diharapkan Astana Gede bisa menjadi labotarium sejarah dan budaya Unpad.
(san)
Berita Terkait
Sertifikasi Cagar Budaya,...
Sertifikasi Cagar Budaya, Raja Antoni: Generasi Muda Diharapkan Ingat Sejarah
Kampung Bingen Palembang,...
Kampung Bingen Palembang, Simpan Sejarah Kota Tua
7 ODCB di Kabupaten...
7 ODCB di Kabupaten Bandung Ditetapkan Jadi Cagar Budaya di Tahun 2024
Masjid Jami Al-Atiq...
Masjid Jami Al-Atiq Menolak Jadi Cagar Budaya DKI Jakarta
Jejak Abadi RSJ Lawang...
Jejak Abadi RSJ Lawang Melintasi Zaman, Melayani yang Termarjinalkan
Demi Sejarah, Erick...
Demi Sejarah, Erick Meminta Relief Sarinah Direstorasi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved