Longsor, Jalinsum Berastagi-Medan Macet 7 Km

Kamis, 10 September 2015 - 12:17 WIB
Longsor, Jalinsum Berastagi-Medan...
Longsor, Jalinsum Berastagi-Medan Macet 7 Km
A A A
KARO - Lalulintas diJalanLintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Medan-Berastagi, macet sepanjang 7 km karena terjadi longsor dari perbukitan areal Sekolah Swasta Masehi Berastagi, tepatnya di kilometer (KM) 68, Jalinsum, Rabu (9/9).

Akibatnya, kendaraan yang hendak melintas dari dan menuju Medan-Berastagi harus mengantre. Begitu juga dengan kendaraan dari sejumlah kabupaten tetangga, seperti Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, dan Tobasa, lajunya tersendat. “Tidak ada korban dalam peristiwa kemarin. Hanya saja mempengaruhi aktivitas kelancaran lalu lintas, khususnya saat jam masuk anak sekolah dan masuk kantor.

Macet total terjadi pukul 04.00-06.30 WIB. Selanjutnya kami lakukan upaya buka tutup satu jalur,” kata Kapolsekta Berastagi, Kompol Agustinus Sitepu. Kompol Agustinus Sitepu menjelaskan, longsoran diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Penyebab longsor diprediksi akibat curah hujan yang terjadi terus-menerus beberapa hari belakangan.

Sebelum alat berat tiba, petugas dan masyarakat sekitar, membuka jalan dengan peralatan seadanya. Lebih lanjut Kompol Agustinus Sitepu menambahkan, proses buka tutup satu jalur dilakukan hingga pukul 13.00 WIB, sembari membersihkan material menggunakan alat berat dari Dinas PU Pemkab Karo. Ketika macet total, antrean kendaraan mencapai 7 km.

Pascapembukaan jalur bergantian, antrean kendaraan dapat diminimalisasi menjadi 1 km. Hal ini dipicu akibat tidak maksimalnya jalur alternatif, Berastagi-Tongkoh (Kecamatan Dolat Rayat). Jadi, kendaraan yang diarahkan melintasi jalur alternatif memilih menunggu antrean.

“Sudah kami sarankan melintasi jalur alternatif, tetapi pengemudi tidak mau. Mereka memilih menunggu antrean panjang. Alasan mereka takut kendaraan rusak akibat kondisi jalan yang rusak sepanjang jalur alternatif tembus Dusun Tongkoh,” ungkap kapolsekta.

Sejumlah pengemudi yang ditemui mengeluhkan kondisi longsor yang kerap terjadi di jalur lintas Medan-Berastagi. Longsor terus terjadi setiap tahunnya, terlebih ketika musim hujan tiba. “Selain menyiagakan alat berat di beberapa titik, semestinya pemerintah juga membuka atau memelihara sekaligus memaksimalkan jalur alternatif yang ada,” ucap Martobin Marbun, seorang pengemudi.

Riza pinem
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
6 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
6 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
7 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
8 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
8 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
11 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved