Frustrasi dengan Penyakit Kanker Payudara, Jemirah Gantung Diri

Senin, 07 September 2015 - 13:27 WIB
Frustrasi dengan Penyakit...
Frustrasi dengan Penyakit Kanker Payudara, Jemirah Gantung Diri
A A A
BANTUL - Jemirah (75), warga Dusun Kadibeso, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu ditemukan tewas menggantung di kandang sapi dekat rumahnya, Senin (7/9) pagi.

Kejadian ini sontak membuat warga Dusun tersebut kaget dan spontan langsung mendatangi rumah korban.

Jenazah Jemirah pertama kali ditemukan oleh adik ipar korban, Jemilah (70). Pagi itu, Jemilah menduga korban sedang tidur di dalam rumah.

Jemilah bermaksud menghampiri korban untuk mengajaknya melayat di rumah tetangga. Namun ketika ia masuk ke dalam rumah korban, ternyata rumah tersebut dalam keadaan kosong.

"Terus saya langsung mencarinya di kandang sapi, karena biasanya beliau ada di sana," paparnya.

Saat masuk ke kandang sapi, Jemilah melihat tubuh korban terlihat seperti tiduran. Ia lantas mencoba membangunkan korban dan menyuruhnya masuk ke dalam rumah.

Namun meski dipanggil dan tubuhnya digoyang-goyang, korban tak kunjung bangun. Ia lantas memanggil suaminya untuk mengangkat tubuh korban.

Saat bermaksud mengangkatnya, suami istri ini baru sadar jika ada jeratan di leher korban. Keduanya lantas melaporkan kejadian tersebut pada kepala dukuh dan diteruskan ke aparat kepolisian.

"Mbakyu (kakak) tidur kok di kandang to? Tetapi tidak menjawab, jebul (ternyata) sudah meninggal to," cerita Jemilah.

Keluarga menduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena frustasi dengan penyakit yang mendera dirinya selama bertahun-tahun.

Sebab, tiga hari sebelumnya korban sempat mengungkapkan keinginannya untuk mati dibanding harus operasi. "Tiga hari lalu beliau ngomong kalau jadi operasi, mending ia mati saja," paparnya.

Kapolsek Sedayu Kompol Muh Nawawi mengungkapkan, polisi menduga korban sengaja nekat mengkhiri hidupnya.

Sebab dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Sedayu dan tim Identifikasi Polres Bantul, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. "Polisi menyimpulkan korban meninggal karena bunuh diri," terangnya.

Nawawi mengatakan, korban mengakhiri hidupnya diduga karena stres memikirkan penyakitnya. Berdasarkan keterangan keluarga, korban menderita sakit kanker payudara sudah cukup lama.

Pihak keluarga korban sendiri sudah mengupayakan untuk kesembuhan penyakit yang diderita korban. Namun, korban yang setiap hari berjualan emping itu malah memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
(nag)
Berita Terkait
Pemuda di Pangkep Ditemukan...
Pemuda di Pangkep Ditemukan Tewas Tergantung Dalam Kamar
Mahasiswa di Makassar...
Mahasiswa di Makassar Ditemukan Tewas Gantung Diri
Pria Gantung Diri di...
Pria Gantung Diri di Flyover Cimindi Tinggalkan Surat Wasiat, Ini Isinya
Pergi Tanpa Pamit Orangtua,...
Pergi Tanpa Pamit Orangtua, Ramli Ditemukan Tewas Gantung Diri
Warga Lutim Gantung...
Warga Lutim Gantung Diri di Pohon Jati Diduga Karena Terlilit Utang
Pemuda di Cakung Nekat...
Pemuda di Cakung Nekat Gantung Diri, Diduga karena Masalah Keluarga
Berita Terkini
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
6 menit yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
47 menit yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
59 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
3 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
4 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved