Ahok Minta Pers Jangan Tendensius

Jum'at, 28 Agustus 2015 - 04:40 WIB
Ahok Minta Pers Jangan...
Ahok Minta Pers Jangan Tendensius
A A A
JAKARTA - Malam anugerah jurnalistik Muhammad Husni Thamrin ke 41 digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Penghargan ini sebagai bentuk apresiasi hasil kerja wartawan, sehingga kritik, koreksi, dan saran berlandaskan kepentingan umum, bukan kepentingan pribadi.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya, Endang Werdiningsih mengatakan, penghargan ini sekaligus hasil kerja wartawan, sehingga kritik, koreksi, berlandaskan kepentingan umum, bukan kepentingan pribadi.

"Kami berharap insan pers terus mengedepankan independensi kontrol sosial yang berimbang tanpa adanya intimidasi dari pihak berkepentingan," kata Endang di Balai Agung, Kamis (27/8/2015).

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta agar insan pers terus kritis. Menurutnya, di zaman teknologi saat ini tidak ada lagi pencitraan yang mampu dibentuk oleh media.

Kendati demikian, lanjut Ahok, apabila masih ada pemberitaan yang memuat rasis, dirinya akan melawan media tersebut sampai mati.

"Bagi saya black campaign itu campaign juga. Kalau emas dibakar apapaun tetap emas. Anda tidak bisa lakukan pencitraan terus, menjadi pejabat hampir semua pembicaraan direkam orang. Kalau bukan dari hati nurani, pasti takut bicara. Kalau sudah menulis ke rasis saya lawan sampai mati. Tulislah yang berimbang, jangan tendesius, dibeli oknum partai. Kalau politikus masuk mencari uang, PNS cari uang, wartawan cari uang, habislah negara," tegasnya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu lebih senang insan pers memberikan tulisan soal kekurangan dirinya termasuk kekurangan jajaran pejabat-pejabat dibawahnya. Sebab, secara tidak langsung, sebagai pemimpin DKI, dirinya mendapatkan auditor gratis.

Untuk itu, pada kesempatan ini, Ahok menegaskan jika malam anugerah jurnalistik yang didukung oleh Pemprov DKI bukanlah semata-mata meminta perlindungan oleh insan pers.

"Saya tantang pers tendensius. Saya mensponsori PWI bukan pencitraan. Rapat kami saya upload, saya minta wartawan Berita Jakarta masuk ke dalam rapim dan dia boleh keluarkan tanpa perintah kita. Kalau transpran tidak mudah dijatuhkan. Kami juga meminta agar Pers rajin membaca," pungkasnya.

Salah satu pemenang kategori artikel layanan umum dari Koran SINDO dengan judul Banyak Anggaran Yang Tak Rasional, Ilham Saputra mengatakan, malam anugerah ini sangat positif diadakan. Dia berharap agar PWI terus independen dalam mengadakan kegiatan-kegiatan seperti ini.
(sms)
Berita Terkait
Hendak Kabur, 1 Tersangka...
Hendak Kabur, 1 Tersangka Pembakar Rumah Wartawan di Karo Ditembak Polisi
Aliansi Wartawan Sulbar...
Aliansi Wartawan Sulbar Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Wartawan di Mamuju
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Empat Anggota Keluarganya...
Empat Anggota Keluarganya Tewas Terbakar, Anak Wartawan Tribrata TV Mengadu ke Komnas HAM
Wartawan Diancam Bunuh,...
Wartawan Diancam Bunuh, Sekber Jurnalis Aceh Barat Gelar Aksi di Tugu Teuku Umar
Wartawan di Pasuruan...
Wartawan di Pasuruan Dikirimi Paket Misterius Diduga Berisi Racun, 3 Hari Kritis Mengalami Kebutaan
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved