Waspadai Teror Senjata Biologi dan Kimia

Kamis, 27 Agustus 2015 - 09:31 WIB
Waspadai Teror Senjata...
Waspadai Teror Senjata Biologi dan Kimia
A A A
MALANG - Sebuah mobil diledakkan kelompok teroris di depan Bandara Abdulrchman Saleh Malang. Meski tak terlalu keras, ledakan melepaskan asap putih pekat mengandung gas klorin yang beracun dan dengan cepat menyebar ke segala arah.

Korban pun terus berjatuhan lantaran menghirup udara beracun. Bersamaan dengan pasukan penolong yang bergerak menangani para korban, pasukan penindak Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) mengejar pelaku peledakan. Dengan gerak cepat, pasukan berhasil meledakkan markas gerombolan teroris.

Skenario simulasi penanganan terorisme bahan kimia, biologi, radioaktif, dan nuklir (KBRN), ini menutup rangkaian latihan gabungan pasukan antiteror di bawah kendali BNPT. Pasukan gabungan ini memiliki kekuatan 200 personel yang terdiri atas pasukan Batalyon Komando (Yonko) 464 Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU Malang, Batalyon Infanteri Lintas Udara (Yonif Linud) 502 Kostrad, BatalyonInfanteri (Yonif) 512 Kodam V Brawijaya, dan Detasemen Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Timur.

Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen Pol Arif Darmawan mengatakan, potensi teror di Indonesia masih tinggi. Bahkan, yang harus lebih diwaspadai adalah penggunaan KBRN. Temuan di Cikarang dan Depok, Jawa Barat, serta Jakarta, telah membuktikan rencana penggunaan klorin dan gliserin untuk teror.

“Secara umum, pasukan antiteror yang ada sudah punya kemampuan menghadapi teror model baru tersebut. Tetapi mereka juga harus didukung peralatan,” ungkapnya. Menurut Komandan Yonko 464 Paskhas TNI AU, Letkol Pas. Asep Dicky Lukman Wijaya, ada 200 pasukan gabungan TNI/Polri yang terlibat dalam apel siaga ini. Mereka merupakan pasukan terlatih untuk menangani aksi teror.

Dia menyebutkan, pasukan gabungan ini merupakan pasukan first responder di daerah. “Ketika terjadi aksi teror di daerah, tidak perlu menunggu pasukan dari pusat. Pasukan antiteror di sini sudah siap melakukan penindakan sehingga masyarakat tak perlu khawatir,” ujarnya.

Yuswantoro
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
58 menit yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
1 jam yang lalu
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
3 jam yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
14 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
14 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved